
Kapolresta Banjarmasin Jenguk Korban Mi-17
16 menit yang lalu
Gempa terjadi di perairan Kanto; otoritas Jepang tidak mengeluarkan peringatan tsunami.
Terbit · 1 min read

Gempa bermagnitudo 6,1 mengguncang perairan lepas pantai Tokyo, Jepang, pada Jumat (6/11/2026) malam waktu setempat. Menurut laporan CNN Indonesia, otoritas Jepang tidak mengeluarkan peringatan potensi tsunami setelah gempa.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) melaporkan gempa itu terjadi sekitar pukul 19.39 waktu setempat di wilayah perairan lepas pantai Kanto.
CNN Indonesia mengutip Japan Times yang menyebut, berdasarkan data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), pusat gempa berada di laut sekitar 169 kilometer tenggara Asahi, di sebelah timur Tokyo.
JMA mencatat guncangan mencapai intensitas seismik level 3 pada skala khas Jepang yang memiliki tujuh tingkat. Pada tingkat itu, guncangan umumnya dirasakan hampir semua orang di dalam ruangan dan barang-barang di rak dapat bergetar.
Menurut laporan yang sama, hingga laporan tersebut diterbitkan belum ada keterangan resmi mengenai kerusakan infrastruktur maupun korban luka atau meninggal akibat gempa.
CNN Indonesia menyebut Jepang termasuk negara dengan aktivitas seismik tinggi. Negara kepulauan berpenduduk sekitar 125 juta jiwa itu berada di pertemuan empat lempeng tektonik utama di tepi barat Cincin Api Pasifik.
Laporan tersebut menyebut Jepang mengalami ratusan guncangan gempa setiap tahun. Sebagian besar gempa berintensitas ringan, meski dampaknya dapat berbeda menurut lokasi dan kedalaman pusat gempa.