
Ping Ding Dorong Konektivitas Jalan Perbatasan
10 menit yang lalu
Syekh Al-Sudais menyebut serangan berulang Houthi ke Mekkah dan Madinah mengungkap niat jahat terhadap umat Islam.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Imam Besar Masjidil Haram, Syekh Dr. Abdulrahman Al-Sudais, mengecam serangan berulang kelompok Houthi terhadap Mekkah dan Madinah. Ia menyebut aksi itu mengungkap pendekatan kriminal serta niat jahat terhadap umat Islam dan situs suci.
Al-Sudais juga menjabat presiden urusan agama di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Ia menyebut serangan Houthi tersebut sebagai tindakan yang terang-terangan melanggar kesucian dua kota suci.
Menurut dia, serangan itu juga merupakan pelanggaran terhadap syariat Islam, yang melarang agresi dan mewajibkan perlindungan terhadap tempat suci.
Mengutip Kantor Berita SPA, ANTARA melaporkan bahwa Al-Sudais menilai serangan yang terjadi berulang kali itu menunjukkan pendekatan kriminal dan niat jahat terhadap umat Islam serta tempat suci. Ia juga menyebut kelompok milisi Houthi mengabaikan status Dua Masjid Suci.
Menurut laporan yang sama, Al-Sudais menyatakan bahwa menyerang tempat suci, warga sipil, dan fasilitas merupakan kejahatan yang dilarang hukum Islam. Ia menyebut tindakan itu dikecam umat manusia dan melanggar norma internasional.
Al-Sudais mengatakan serangan tersebut tidak akan mengganggu keamanan dan stabilitas Arab Saudi. Menurut dia, serangan itu justru memperkuat tekad para pemimpin dan rakyat Kerajaan untuk melindungi Dua Masjid Suci serta para pengunjungnya.
Ia juga memuji upaya para pemimpin Arab Saudi dalam melindungi Dua Masjid Suci dan tempat suci Islam lainnya. Al-Sudais menekankan bahwa keamanan tempat-tempat tersebut merupakan garis merah yang tidak boleh dilanggar.
Laporan ANTARA tidak merinci waktu maupun bentuk serangan yang dimaksud, dan tidak memuat tanggapan dari pihak Houthi.