
Wong: Singapura Serius Kaji Energi Nuklir
13 menit yang lalu
Ping Ding berharap jalan perbatasan Malinau segera terhubung; pembangunan jalan Kalimantan ditargetkan rampung akhir 2028.
Terbit · 1 min read

Ketua DPRD Kabupaten Malinau Ping Ding berharap konektivitas jalan di perbatasan Indonesia-Malaysia, Kalimantan Utara, segera terwujud. Menurut laporan ANTARA, ia menyampaikan harapan itu di Malinau pada Sabtu (24/10/2026).
Dalam sebulan terakhir, sejumlah pejabat pemerintah pusat mengunjungi Malinau. Kunjungan terbaru yang disebut dalam laporan itu adalah Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT), yang juga Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak pada Jumat (23/10/2026).
Ping Ding mengatakan kunjungan para pejabat tersebut berkaitan dengan perbatasan dan arahan Presiden Prabowo. Menurutnya, masyarakat berharap pembangunan infrastruktur jalan di kawasan perbatasan segera dilakukan pemerintah pusat.
Ia menilai pembangunan dan konektivitas jalan menjadi kunci untuk meningkatkan taraf hidup serta perekonomian warga perbatasan. Di Kabupaten Malinau, lima kecamatan berbatasan langsung dengan Malaysia: Kayan Hulu, Kayan Hilir, Kayan Selatan, Pujungan, dan Bahau Hulu.
Ping Ding mengatakan jalan dari lima kecamatan itu belum terhubung ke ibu kota Kabupaten Malinau maupun wilayah lain di Kalimantan Utara. Pos Lintas Batas Negara (PLBN) telah dibangun di Kecamatan Kayan Hulu, tetapi menurutnya belum dapat berfungsi maksimal tanpa jalan pendukung.
Menurut laporan ANTARA, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo saat berkunjung ke Malinau pada Kamis (22/10/2026) menyebut pembangunan jalan perbatasan Kalimantan sepanjang sekitar 2.300 kilometer ditargetkan selesai pada akhir 2028. Ruas tersebut meliputi wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Utara.
Dody mengatakan ia menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo untuk menuntaskan pembangunan jalan tersebut. Ping Ding menyampaikan apresiasi atas kunjungan pejabat pusat dan berharap penanganan jalan dilakukan bersama.
Maruli mengatakan kunjungannya ke Malinau dan wilayah perbatasan Kalimantan Utara lainnya bertujuan memperkuat sinergi pembangunan. Ia menilai perlu ada kebersamaan antara TNI dan BNPPDT dalam menjalankan tugas di lapangan.