
Wong: Singapura Serius Kaji Energi Nuklir
14 menit yang lalu
BMKG menyebut gempa M6,2 di Vanuatu tergolong gempa menengah dan tidak berpotensi tsunami di Indonesia.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan iNews.id, gempa bumi bermagnitudo 6,2 mengguncang Kepulauan Vanuatu pada Minggu (25/10/2026) pukul 09.24 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia.
Kepastian itu disampaikan Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, dalam keterangan tertulisnya. "Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia," ungkapnya.
Berdasarkan hasil analisis terbaru BMKG, gempa itu memiliki magnitudo 6,2 dengan kedalaman 142 kilometer.
Menurut laporan yang sama, episenter gempa terletak pada koordinat 14,98 derajat Lintang Selatan dan 167,34 derajat Bujur Timur.
Lokasi gempa berada di laut, sekitar 325 kilometer barat laut Port Vila, Vanuatu.
Wijayanto menjelaskan, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut tergolong gempa bumi menengah.
Gempa itu dipicu aktivitas deformasi di dalam Lempeng Australia yang tersubduksi di bawah Kepulauan Vanuatu, tepatnya pada zona subduksi New Hebrides.