
Fauzan Dorong Hilirisasi Riset Genomik
12 menit yang lalu
Giring menilai AMI Awards dapat merekam perkembangan musik Indonesia dan perlu menyesuaikan sistem penilaiannya.
Terbit · 1 min read

Kementerian Kebudayaan mendorong Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026 menjadi tolok ukur kemajuan musik Indonesia di era digital. Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha menyampaikan hal itu, menurut laporan ANTARA.
Giring menyampaikan pandangannya dalam konferensi pers AMI Awards 2026 yang disiarkan melalui kanal YouTube resmi AMI Awards dan disimak di Jakarta, Selasa (27/10/2026). Laporan ANTARA terbit pada 27 Oktober 2026.
Menurut Giring, perkembangan teknologi digital membuat ekosistem musik Indonesia memiliki kesempatan bersaing di tingkat global. Ia menilai arsip penghargaan AMI dari tahun ke tahun merekam perkembangan musik nasional.
Perjalanan musik itu, menurut Giring, terlihat dari era band seperti Sheila On 7, Dewa 19, Padi, dan Nidji hingga munculnya musik hipdut dan Timurnesia yang berkembang melalui platform pemutar lagu digital.
Giring mengatakan lagu musisi Indonesia tidak hanya ramai di media sosial, tetapi juga digunakan organisasi internasional seperti FIFA. Ia menyebut sistem penilaian AMI perlu terus menyesuaikan diri dengan dinamika digital dan masukan komunitas musik untuk menjaga objektivitas.
Ia mencontohkan musisi hipdut Tenxi, Jemsii, dan Naykilla yang meraih banyak penghargaan lewat lagu “Garam dan Madu (Sakit Dadaku)” pada penyelenggaraan AMI Awards tahun lalu. Menurut Giring, keterbukaan dalam penilaian dapat menghadirkan kejutan.
AMI Awards telah diselenggarakan sejak 1997. Tahun ini, Pesta Musik Timur menjadi kategori baru untuk mengakomodasi perkembangan lagu-lagu dari Indonesia Timur, kata Ketua Yayasan AMI Candra Darusman.
Penyelenggaraan tahun ini menyediakan 67 kategori setelah penambahan empat kategori, yakni album rap/hip hop terbaik, produksi musik etno terbaik, lagu pesta musik timur terbaik, dan hipdut terbaik. Malam puncak AMI Awards 2026 dijadwalkan berlangsung pada 4 November 2026.