
ANTARA Merangkum Lima Berita Humaniora Sepekan
22 menit yang lalu
Paris meminta pengadilan memerintahkan pembagian dana warisan, sementara pengelola membantah menahan hak para penerima manfaat.
Terbit · 2 min read

Putri Michael Jackson, Paris Jackson, mengajukan gugatan terhadap pengelola warisan ayahnya di Pengadilan Tinggi Los Angeles pada 29 Oktober 2026. Menurut laporan CNN Indonesia, ia meminta pengadilan memerintahkan pencairan dana ke Michael Jackson Family Trust.
Dalam dokumen yang diperoleh Page Six pada Senin (2/11/2026), Paris menuding John Branca, salah satu pelaksana warisan, menghalangi dirinya dan saudara-saudaranya menerima hak warisan. Ia menyebut pembagian dana selama ini tidak mengikuti amanat ayah mereka.
Michael Jackson meninggal pada 25 Juni 2008. Menurut wasiat yang dikutip dalam laporan tersebut, anak-anaknya berhak memperoleh pendapatan warisan sejak berusia 21 tahun. Mereka dijadwalkan menerima sepertiga dana perwalian pada usia 30 tahun, setengah dari sisa bagian pada usia 35 tahun, lalu pelunasan pada usia 40 tahun.
Paris menuduh Branca mengatur sendiri waktu dan jumlah dana yang diterima anak-anak Jackson. Ia juga menyatakan mereka hanya menerima sebagian dana dan menuding pengelola menggunakan proses hukum untuk meredam kecurigaan ahli waris.
Juru bicara pengelola warisan membantah tuduhan penahanan dana dan menyatakan lebih dari US$200 juta telah dibagikan kepada Paris serta penerima manfaat lain. Kepada Page Six, perwakilan itu mengatakan pendanaan penuh untuk yayasan amal dan perwalian belum dapat dilakukan sebelum hambatan hukum, termasuk sengketa dengan otoritas pajak Amerika Serikat, terselesaikan.
Pengelola menyebut otoritas pajak menuntut pembayaran pajak dan denda US$700 juta, meski mereka pernah memperoleh putusan pengurangan denda. Perwakilan pengelola mengatakan pihaknya berharap persoalan itu selesai agar yayasan dan perwalian dapat didanai sesuai keinginan Michael Jackson.
Paris menyatakan aset likuid pengelola cukup untuk membagikan dana. Dalam dokumen gugatan, ia merinci penjualan saham EMI Music Publishing kepada Sony senilai US$287,5 juta pada 2018, penjualan Neverland Ranch senilai US$22 juta pada 2020, dan kesepakatan hak kekayaan intelektual dengan Sony senilai US$750 juta pada 2023.
Pengelola melaporkan pendapatan kotor lebih dari US$2,5 miliar hingga Desember 2024 dan simpanan kas US$850 juta. Setelah memperhitungkan proyeksi kewajiban utang, Paris memperkirakan sekitar US$600 juta masih tersedia; ia meminta pengadilan memerintahkan penyerahan dana tersebut. Perkara dijadwalkan berlanjut pada Desember 2026.