
Polda Jateng Ungkap Judi Tebak Skor Virtual
15 menit yang lalu
Kedutan kelopak mata umumnya berkaitan dengan faktor sehari-hari, sedangkan tafsir spiritual merupakan kepercayaan budaya.
Terbit · 2 min read

Kedutan pada kelopak mata biasanya berupa kontraksi singkat dan tidak disengaja pada otot kecil. Laporan CNBC Indonesia, yang merangkum Healthline dan sejumlah situs tentang kepercayaan spiritual, menyebut kelelahan dan stres sebagai faktor yang dapat memicunya.
Kedutan mata kanan bawah dapat muncul saat seseorang menatap layar terlalu lama, mengonsumsi kafein atau alkohol berlebihan, kurang tidur, mengalami mata kering, atau berada dalam kondisi stres.
Menurut rangkuman CNBC Indonesia dari Healthline, mengistirahatkan mata secara berkala dapat membantu mengurangi keluhan akibat penggunaan layar. Memperbaiki waktu tidur dan membatasi konsumsi kafein maupun alkohol juga disebut dapat membantu mengurangi pemicu.
Mata kering dapat disertai iritasi dan rasa tidak nyaman, serta dikaitkan dalam laporan dengan penggunaan layar terlalu lama, faktor usia, atau pemakaian lensa kontak. Laporan itu menyebut air mata buatan dapat membantu, sesuai petunjuk pemakaian.
Stres juga dapat memicu atau memperburuk kedutan. Relaksasi, aktivitas fisik, dan tidur cukup disebut sebagai langkah yang dapat membantu mengurangi pemicunya.
Kedutan umumnya tidak berbahaya, tetapi laporan tersebut menyarankan konsultasi kepada dokter jika keluhan berlangsung terus-menerus, menyebar ke bagian wajah lain, membuat kelopak mata menutup sepenuhnya, atau disertai gejala lain.
Di luar penjelasan medis, laporan CNBC Indonesia merangkum beragam tafsir budaya dari The Indie Spiritualist, Spiritual Meanings, dan Ideapod. Tafsir itu mencakup anggapan tentang keberuntungan, kesulitan, dan perubahan hidup, tetapi maknanya disebut bukan prediksi yang terbukti secara ilmiah.
Menurut laporan yang sama, sebagian kepercayaan spiritual memandang kedutan sebagai sinyal agar seseorang lebih memperhatikan keadaan di sekitarnya. Kedutan mata kanan bawah kemudian ditafsirkan sebagai pengingat untuk mengevaluasi keputusan, hubungan, atau persoalan yang belum terselesaikan.
Dalam sejumlah kepercayaan di India, kedutan mata kanan pada perempuan dikaitkan dengan anggapan bahwa ada orang yang sedang membicarakannya secara positif. Kepercayaan tertentu di India Barat menghubungkannya dengan kabar baik atau pertemuan kembali dengan seseorang yang lama tidak berkomunikasi, sedangkan sebagian tradisi di Afrika, termasuk Nigeria dan Kongo, menafsirkan kedutan kelopak mata bagian bawah sebagai pertanda kemungkinan datangnya kesedihan. Laporan itu menegaskan tafsir tersebut merupakan kepercayaan budaya yang berbeda-beda menurut tradisi dan tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat yang terbukti.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.