
Polisi Selidiki Anak Terluka di Mako Brimob Kendal
40 menit yang lalu
Pernat memperkirakan Marquez bisa pensiun lebih cepat karena tuntutan MotoGP dinilai kian berat.
Terbit · 1 min read

Pengamat MotoGP Carlo Pernat memperkirakan Marc Marquez mungkin pensiun lebih cepat dari rencana kontraknya bersama Ducati. Menurut laporan CNN Indonesia yang mengutip Crash, Pernat menilai tuntutan terhadap pembalap MotoGP semakin berat.
Kontrak Marquez dengan Ducati disebut berlaku hingga 2028, tetapi Pernat memperkirakan ia bisa mundur pada akhir musim 2027. Pernat mengaitkan perkiraan itu dengan perubahan kepemilikan MotoGP oleh Liberty Media.
Pernat menilai perubahan tersebut berdampak negatif terhadap kualitas hidup pembalap. Ia juga menyoroti pengalaman Marquez selama 14 tahun berkarier di MotoGP dan trauma fisik yang dialaminya setelah kecelakaan hebat pada 2020.
“Dia mungkin akan pergi,” kata Pernat. Ia menambahkan, “Menurut saya, dia akan menjalani satu tahun lagi, yaitu tahun depan, karena tentu saja dia masih terikat kontrak.”
Pernat menilai Marquez belakangan mulai memperjuangkan kepentingan pembalap. Laporan CNN Indonesia menyebut Marquez tidak mengikuti kegiatan komersial setelah MotoGP Jepang.
Menurut Pernat, Marquez ingin mengakhiri karier balap motor dalam satu atau dua tahun ke depan dengan kondisi sehat. Ia juga melihat Marquez mulai menjadi pemimpin bagi para pembalap.
Pernat menilai aturan baru, termasuk sesi latihan dalam rangkaian pekan balapan serta total 44 balapan, membuat kehidupan pembalap tidak lagi menyenangkan. Ia menyebut kehidupan itu mengasingkan diri dan berbahaya bagi kondisi fisik maupun mental.