
Justin Hubner Masuk Dreamteam Eredivisie
17 menit yang lalu
Hujan lebat memicu tanah longsor di Patong, Phuket, merusak permukiman serta mengubur pertokoan dan kendaraan warga.
Terbit · 1 min read

Hujan lebat selama satu malam menyebabkan tanah longsor besar di Kabupaten Patong, Provinsi Phuket, Thailand. Bencana tersebut merusak rumah penduduk serta menutup akses jalan di wilayah setempat.
Menurut laporan ANTARA, tanah longsor itu terjadi pada Senin (26/10/2026) dini hari. Daerah tersebut diguyur hujan lebat dengan intensitas air mencapai sekitar 148 milimeter, yang tercatat sebagai angka tertinggi di Thailand.
Guyuran hujan itu menyebabkan lumpur, bebatuan, dan puing-puing terseret turun dari lereng perbukitan. Material longsor mengalir dan menimbun ruas Jalan Nanai di Kecamatan Kathu, Kabupaten Patong.
Wakil Bupati Patong menyatakan bencana longsor ini berdampak terhadap 70 persen hingga 80 persen wilayahnya. Endapan lumpur tebal bersama reruntuhan puing mengubur sejumlah pertokoan, apartemen, serta beberapa kendaraan yang terparkir di tepi jalan.
Seorang pemilik bangunan setempat menuturkan bahwa dirinya telah tinggal selama 30 tahun di daerah tersebut dan belum pernah mendapati peristiwa separah ini. Ia menjelaskan bahwa banjir lumpur datang sangat cepat lalu disusul terjangan batu dan tanah dalam hitungan menit.
Pihak berwenang setempat telah mengerahkan alat berat, termasuk ekskavator, guna membersihkan jalur yang tertutup timbunan longsor. Pekerjaan pembukaan jalan tersebut ditargetkan dapat rampung dalam rentang satu hingga dua hari.
Fasilitas evakuasi darurat beserta pos layanan umum juga didirikan di kantor Kabupaten Patong dan Kuil Suwan Khiri Wong. Posko tersebut difungsikan untuk menampung warga yang terdampak bencana.
Dinas Mitigasi dan Pencegahan Bencana Phuket melaporkan sebanyak 13 titik di Kecamatan Kathu mengalami dampak dari peristiwa ini. Petugas berwenang turut memantau perkembangan di Kecamatan Muang dan Kecamatan Thalang karena hujan terpantau masih turun secara berkala.