
Alvin Tedjo Menang Pilwalkot Mississauga
13 menit yang lalu
Pilot helikopter TNI AL akan dilatih membawa wadah air; KRI Sriwijaya-100 juga dipertimbangkan sebagai pangkalan.
Terbit · 1 min read

Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Muhammad Ali berencana melatih pilot helikopter Pusat Penerbang Angkatan Laut (Puspenerbal) untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan. Menurut laporan ANTARA, pelatihan itu disiapkan agar helikopter TNI AL dapat menjalankan operasi pengeboman air.
Ali menyampaikan rencana tersebut saat jumpa pers di atas KRI Sriwijaya-100, yang bersandar di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (28/10/2026).
“Kita melatih penerbang heli kita untuk membawa water bucket juga. Jadi bukan hanya heli-heli Angkatan Udara, tapi heli-heli Angkatan Laut juga bisa membantu (padamkan karhutla),” kata Ali.
Menurut Ali, keterlibatan TNI AL diperlukan agar pemadaman titik api di sejumlah lokasi dapat berlangsung lebih maksimal.
Ia mengatakan TNI AL memiliki beberapa helikopter yang dinilai memadai untuk operasi pengeboman air maupun pemantauan titik api dari udara.
Selain helikopter, Ali menyebut KRI Sriwijaya-100 juga mungkin dikerahkan dalam penanganan karhutla. Kapal tersebut dapat digunakan sebagai pangkalan helikopter yang lebih dekat dengan lokasi kebakaran.
Ali mengatakan lokasi pangkalan helikopter nantinya akan dipilih dengan mempertimbangkan efisiensi dan efektivitas. “Jadi helikopter bisa dari sini (KRI Sriwijaya-100), bisa dari pangkalan bisa. Nanti kita lihat mana yang lebih efisien dan efektif,” ujar Ali.