
Lima Pendaftar Pilrek Unsrat hingga Hari Ketiga
12 menit yang lalu
Perubahan tubuh tidak selalu berarti kanker, tetapi keluhan yang menetap atau memburuk perlu diperiksa.
Terbit · 1 min read

CNN Indonesia mengulas tujuh perubahan tubuh yang dapat menjadi tanda kanker, mulai dari benjolan hingga perdarahan tanpa sebab jelas. Menurut laporan CNN Indonesia yang mengutip American Cancer Society, tanda kanker berbeda-beda pada setiap orang.
Perubahan yang muncul dapat bergantung pada lokasi dan ukuran kanker serta pengaruhnya terhadap jaringan di sekitarnya. Sebagian tanda terlihat pada tubuh, sementara sebagian lainnya hanya dirasakan oleh orang yang mengalaminya.
Benjolan baru atau pembengkakan, termasuk pada payudara dan kelenjar getah bening, perlu diperhatikan jika menetap atau membesar. Namun, pembengkakan kelenjar getah bening lebih sering terkait infeksi atau peradangan daripada kanker.
Laporan yang sama, dengan merujuk Mayo Clinic, menyebut perubahan berat badan tanpa perubahan pola makan atau aktivitas sebagai hal yang perlu diperhatikan. Penurunan sekitar 4,5 kilogram atau lebih tanpa alasan jelas termasuk tanda yang patut diwaspadai, meski dapat pula berkaitan dengan kondisi lain.
Kelelahan yang tidak membaik setelah beristirahat juga perlu diperiksa jika berlangsung lama dan mengganggu kegiatan sehari-hari. Kelelahan dapat berhubungan dengan kanker, tetapi juga bisa disebabkan anemia atau masalah kesehatan lain.
Perubahan tahi lalat, luka yang tak kunjung sembuh, serta kulit yang menguning, menggelap, atau memerah tanpa sebab jelas sebaiknya diperiksakan. Batuk berkepanjangan atau suara serak juga perlu mendapat perhatian jika menetap, memburuk, atau disertai kesulitan bernapas.
Perubahan pola buang air besar atau kecil, nyeri saat berkemih, serta darah dalam urine atau tinja memiliki beragam kemungkinan penyebab. Nyeri yang menetap atau memburuk, demam berulang, keringat malam, dan perdarahan atau memar tanpa alasan jelas juga perlu dievaluasi.
Tidak satu pun gejala tersebut dapat memastikan seseorang terkena kanker, dan banyak di antaranya lebih sering disebabkan kondisi lain. CNN Indonesia menyarankan agar perubahan yang berlangsung lama, memburuk, atau terasa tidak biasa dikonsultasikan kepada dokter, yang dapat menilai gejala dan menentukan perlu tidaknya pemeriksaan lanjutan.