
Kemenkes Bantah Narasi Menkes Sesak Napas
13 menit yang lalu
Tesla menghentikan rencana penjualan Cybertruck di Australia dan Selandia Baru setelah hampir tujuh tahun menerima pemesanan.
Terbit · 1 min read

Tesla membatalkan rencana penjualan pikap listrik Cybertruck di Australia dan Selandia Baru setelah hampir tujuh tahun membuka pemesanan. Menurut laporan ANTARA, Arena EV melaporkan pada Sabtu (24/10/2026) bahwa perusahaan memberi tahu pemegang reservasi mengenai keputusan tersebut.
Pembatalan itu berlaku untuk kedua negara. Konsumen yang telah membayar uang muka 150 dolar Australia akan menerima pengembalian dana penuh dalam waktu 30 hari setelah mengonfirmasi detail pengembalian, menurut laporan ANTARA.
Salah satu kendala yang disebut dalam laporan ANTARA adalah ukuran kendaraan. Cybertruck memiliki panjang sekitar 5,68 meter, lebar 2,20 meter dengan kaca spion terlipat, dan jarak sumbu roda sekitar 3,63 meter.
Bobotnya sekitar 2.995 kilogram untuk varian dua motor dan 3.104 kilogram untuk versi tiga motor. Dimensi tersebut berpotensi menyulitkan penggunaan di jalan dan area parkir yang tidak dirancang untuk kendaraan sebesar itu.
Laporan ANTARA juga menyebut standar keselamatan Australia dan Eropa mensyaratkan desain bagian depan yang dapat mengurangi risiko cedera pejalan kaki saat tabrakan. Panel baja tahan karat yang kaku dan sudut depan Cybertruck dinilai berpotensi menyulitkan pemenuhan ketentuan itu, sedangkan penyesuaian desain untuk memperoleh persetujuan pemasaran diperkirakan memerlukan biaya besar.
Cybertruck dirancang untuk pasar Amerika Utara dengan konfigurasi kemudi kiri. Pengembangan versi kemudi kanan memerlukan penyesuaian teknis dan proses homologasi, menurut laporan tersebut.
Pertimbangan lain yang disebut adalah penurunan pengiriman di Amerika Serikat, dari sekitar 39.000 unit pada 2024 menjadi 20.250 unit pada 2025. Di Australia dan Selandia Baru, segmen pikap kabin ganda masih didominasi model seperti Toyota Hilux, Ford Ranger, dan Isuzu D-Max yang dikenal sesuai untuk kebutuhan kerja.