
Tiga Isu Internasional Disorot CNN Indonesia
18 menit yang lalu
Malaysia mengkaji risiko keamanan siber dan dampak ketegangan global terhadap keamanan nasional.
Terbit · 1 min read

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan badan intelijen asing, termasuk Israel, yang beroperasi di negara-negara tetangga berpotensi menjadi ancaman bagi Malaysia. Menurut laporan CNNIndonesia.com, Anwar menyampaikan hal itu dalam rapat Dewan Rakyat Malaysia pada Selasa (3/11/2026).
Dalam rapat tersebut, Anwar juga menyinggung keberadaan enklave Israel di Phuket dan Thailand selatan yang menurutnya perlu diwaspadai. CNNIndonesia.com mengutip laporan Reuters mengenai pernyataan Anwar itu.
Anwar mengatakan badan intelijen Malaysia memandang keberadaan badan intelijen asing tersebut sebagai potensi ancaman. Ia juga menyebut Malaysia menjadi salah satu sasaran perang siber karena kemampuan digital dan pusat datanya.
Malaysia, kata Anwar, sedang mengkaji implikasi serangan siber terhadap keamanan nasional. Pemerintah juga menilai dampak serangan terhadap negara-negara Teluk, terutama Iran, terkait kemungkinan penggunaan senjata nuklir.
Menurut laporan CNNIndonesia.com, Dewan Keamanan Nasional Malaysia mengadakan pertemuan khusus pada Senin (2/11/2026) untuk mengkaji dampak serangan hibrida, digital, dan siber di berbagai wilayah. Pertemuan itu turut membahas kemungkinan dampak ancaman terhadap negara-negara Teluk.
Anwar juga menyebut pemerintah mengkaji pengaruh perkembangan politik di Eropa terhadap administrasi nasional Malaysia. Ia mengatakan sejumlah negara, termasuk Uni Eropa, Kanada, dan Jepang, mengimbau warga menyiapkan persediaan makanan untuk tiga hingga 10 hari sebagai antisipasi situasi global.
Anwar mencontohkan gangguan siber yang menurutnya terjadi di sejumlah negara. Ia menyebut serangan di Belgia berdampak pada portal pajak nasional, peretasan di Denmark membahayakan catatan identitas hampir sembilan juta orang, dan sistem pengarsipan komisi pemilihan federal Amerika Serikat terhenti selama 41 jam menjelang pemilihan anggota Senat.
Ia juga mengatakan serangan siber di Jepang membocorkan catatan pribadi lebih dari 100 ribu petugas polisi dan mengganggu tugas kepolisian di sejumlah distrik. Anwar menyatakan Dewan Keamanan Nasional perlu memperkuat koordinasi antarkementerian, lembaga, dan aparat keamanan; kementerian serta instansi pemerintah juga akan membahas isu tersebut bersama bank sentral dan lembaga keuangan.