
Dortmund Kalahkan Frankfurt 1-0, Puncaki Bundesliga
14 menit yang lalu
Abdollahi menyatakan Iran tidak akan mengizinkan kapal militer AS memasuki Teluk Persia dan menyebut Angkatan Laut AS tidak lagi efektif.
Terbit · 1 min read

Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran Mayor Jenderal Ali Abdollahi menyatakan Iran tidak akan mengizinkan kapal militer Amerika Serikat (AS) memasuki Teluk Persia. Menurut laporan CNNIndonesia.com yang mengutip kantor berita IRNA, pernyataan itu disampaikan pada Sabtu (24/10/2026).
Abdollahi menyatakan sikap itu berlaku dalam keadaan apa pun dan kapan pun. Ia juga menyatakan Iran telah membuat Angkatan Laut AS tidak lagi efektif.
Menurut laporan yang sama, Abdollahi menanggapi klaim Presiden AS Donald Trump bahwa fasilitas nuklir Iran telah dihancurkan. Ia mempertanyakan alasan AS mengulangi klaim tersebut jika semua fasilitas itu memang telah dihancurkan.
“Jika kalian [AS] telah menghancurkan segalanya, lalu apa gunanya mengulangi omong kosong ini?” ujar Abdollahi, menurut laporan CNNIndonesia.com.
Abdollahi juga mempertanyakan mengapa kapal perang AS belum mendekati Selat Hormuz atau perbatasan maritim dan darat Iran, jika Washington menilai kemampuan militer Iran telah dilenyapkan.
Ia menyebut strategi Iran bertujuan memastikan konfrontasi berkepanjangan semakin melemahkan lawan-lawannya.
CNNIndonesia.com melaporkan Iran membatasi lalu lintas di Selat Hormuz, jalur penting bagi pasokan energi dunia. Sebagai balasan, AS memberlakukan blokade terhadap pelabuhan dan kapal Iran.
Laporan itu menyebut Iran mewajibkan kapal meminta izin sebelum melintasi selat dan beberapa kali menargetkan kapal yang mencoba melintas. Sejumlah kapal tanker yang mencoba melewati jalur yang disebut ilegal dilaporkan terkena ranjau dalam beberapa hari terakhir.