
BI Perpanjang Ketentuan DP 0 Persen hingga 2027
12 menit yang lalu
Jusuf Kalla menyoroti inovasi, penguasaan teknologi, dan kehati-hatian dalam mengelola belanja negara.
Terbit · 1 min read

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla menekankan pentingnya inovasi dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menghadapi dinamika global. Menurut laporan ANTARA, pesan itu disampaikan dalam kuliah umum tentang kepemimpinan di Universitas Harvard, Amerika Serikat.
Kuliah tersebut berlangsung di Massachusetts pada Kamis (22/10/2026), di hadapan mahasiswa dan akademisi. Menurut laporan yang sama, keterangan tertulis itu dikonfirmasi di Jakarta pada Jumat (23/10/2026).
Kalla mengatakan ketahanan negara menghadapi tekanan memerlukan semangat, keberanian, ilmu pengetahuan, dan inovasi. “Kita juga membutuhkan semangat, keberanian, ilmu pengetahuan, dan inovasi. Teknologi harus dikuasai dan kemampuan manusia harus dikembangkan,” ucapnya.
Sebagai contoh, Kalla menyebut Iran mampu mempertahankan kapasitasnya di tengah tekanan dan sanksi internasional selama bertahun-tahun berkat ketahanan nasional dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, menurut laporan yang sama.
Ia juga menilai ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi dari Yaman menunjukkan bahwa kekuatan materi perlu ditopang kemampuan dan strategi. Kalla menyebut situasi global, perang, bencana alam, dan perubahan iklim sebagai faktor yang memengaruhi kondisi sosial ekonomi berbagai negara.
“Indonesia juga tidak bisa menghindari dampak dari situasi tersebut,” kata Kalla. Ia turut menyoroti faktor dalam negeri, termasuk korupsi yang berkaitan dengan tingginya biaya politik, kualitas kebijakan publik, dan penentuan prioritas anggaran.
Kalla mengingatkan pemerintah agar menyusun belanja negara berdasarkan prioritas dan kemampuan fiskal. “Belanja negara harus disusun berdasarkan skala prioritas dan kemampuan keuangan. Jangan sampai pengeluaran terlalu besar, sementara kemampuan membayar terbatas,” ujarnya.
Menurut laporan yang sama, Kalla mengatakan pemimpin perlu membaca perubahan global, mengambil keputusan yang tepat, serta mengantisipasi dampak krisis dunia. Selain kuliah di Harvard, ia telah mengisi kuliah sebagai dosen tamu di Northern Illinois University dan dijadwalkan menyampaikan kuliah umum di Yale University pada 23 Oktober waktu setempat.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.