
Fun Run 5K Tutup GMIM Cup 2026
16 menit yang lalu
Lavrov menyatakan sikap Moskow tetap sama dan menguraikan keberatan Rusia terkait Ukraina.
Terbit · 1 min read

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan posisi Moskow mengenai konflik Ukraina tidak berubah. Menurut laporan ANTARA, ia menyampaikan hal itu kepada wartawan setelah pertemuan Menteri Luar Negeri G20.
Lavrov menyebut posisi tersebut tetap sama sejak pertemuan trilateral terakhir dan sejak awal operasi militer khusus Rusia di Ukraina. Ia berbicara setelah pertemuan G20 pada Jumat (30/10/2026); laporan ANTARA mencantumkan dateline Atlanta.
Lavrov mengatakan Rusia tidak dapat menerima Ukraina menjadi ancaman bagi kepentingan keamanan sah Federasi Rusia. Ia juga menyatakan tujuan operasi militer khusus telah disampaikan.
Selain itu, Lavrov menyebut tindakan negara-negara Eropa menunjukkan bahwa reputasi mereka perlu diperhitungkan jika ingin menjadi penjamin kesepakatan mengenai Ukraina.
Lavrov juga menyatakan Rusia tidak dapat menerima apa yang ia sebut sebagai diskriminasi terhadap warga Rusia dan penutur bahasa Rusia di Ukraina.
Ia turut mengatakan Rusia menolak situasi ketika Ukraina mempromosikan ideologi dan praktik Nazi. Pernyataan tersebut merupakan klaim Lavrov dalam keterangan kepada wartawan.
Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin kembali menyatakan kesiapan Moskow melanjutkan perundingan trilateral mengenai Ukraina saat bertemu Utusan Khusus Amerika Serikat Steve Witkoff.
Ajudan Putin, Yury Ushakov, mengatakan perundingan itu berpotensi digelar di Abu Dhabi sekitar pertengahan November. Laporan ANTARA tidak menyebutkan tahun untuk waktu yang diperkirakan tersebut.