
MWA IPB Umumkan Lini Masa Pemilihan Rektor PAW
16 menit yang lalu
Program bantuan beras Oktober-Desember 2026 menyasar 33,2 juta penerima, disertai tambahan satu juta ton beras SPHP.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama Perum Bulog meluncurkan program bantuan pangan berupa beras periode Oktober hingga Desember 2026 di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
Peluncuran itu berlangsung pada Sabtu (24/10/2026). Keterangan Zulkifli Hasan, yang disapa Zulhas, diterima di Medan pada hari yang sama.
Menurut Zulhas, program bantuan pangan secara nasional dialokasikan bagi 33,2 juta penerima manfaat dengan total sekitar satu juta ton beras.
Zulhas mengatakan pemerintah juga menambah alokasi beras Program SPHP sebanyak satu juta ton untuk menjaga akses pangan masyarakat pada musim paceklik dan memastikan harga beras tetap terjaga.
Zulhas mengatakan, dengan adanya stok tersebut, masyarakat dapat memperoleh beras dengan lebih mudah dan terjangkau. Ia juga mengapresiasi sinergi yang kuat antara Kemenko Pangan dan Bulog yang, menurutnya, berhasil mendorong pencapaian target swasembada pangan sebagai agenda strategis pemerintah.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumatera Utara R Darma Wijaya mengatakan pihaknya siap mendukung pelaksanaan program bantuan pangan beras dan tambahan alokasi beras SPHP melalui penguatan kesiapan stok serta jaringan distribusi.
"Kami akan terus mengoptimalkan distribusi agar bantuan pangan beras dapat tersalurkan tepat sasaran setelah data penerima terverifikasi, serta beras SPHP dapat diakses masyarakat dengan mudah untuk membantu menjaga stabilitas pasokan dan harga beras," katanya.
Menurut laporan yang sama, Bulog terus mempersiapkan stok dan jaringan distribusi untuk mendukung kedua program tersebut.
Penyaluran bantuan pangan beras kepada penerima manfaat akan dilaksanakan setelah data program tersedia dan terverifikasi. Adapun penyaluran beras SPHP dioptimalkan melalui saluran distribusi yang tersedia untuk membantu menjaga pasokan dan stabilitas harga di masyarakat.