
Tafsir Ramalan Nostradamus untuk 2027 Diperdebatkan
25 menit yang lalu
Khamenei memperingatkan hasil pemilu AS tidak akan mengubah sikap Washington terhadap Iran.
Terbit · 2 min read

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei memperingatkan bahwa hasil pemilihan paruh waktu Amerika Serikat (AS) tidak akan mengubah sikap Washington terhadap Teheran. Menurut laporan CNN Indonesia, ia menilai harapan akan perubahan kebijakan AS terhadap Iran sangat keliru.
Khamenei menyampaikan pernyataan tertulis melalui situs resminya beberapa jam setelah pemilihan paruh waktu AS memberikan pukulan politik kepada Presiden Donald Trump dan Partai Demokrat meraih kemenangan di kedua kamar Kongres. Pernyataan itu disampaikan bertepatan dengan peringatan penyitaan Kedutaan Besar AS di Teheran pada 1979.
Khamenei mengatakan perubahan di antara kelompok politik AS maupun pemberian konsesi kepada Washington tidak akan menghentikan permusuhan terhadap Iran. Menurut laporan Al Jazeera, ia juga menyatakan kendali Iran atas Selat Hormuz telah menghancurkan mitos tentang ketakterkalahkan militer AS.
Ia memperingatkan Washington agar tidak kembali menyerang Iran. Menurut laporan CNN Indonesia, Khamenei mengatakan serangan baru akan memicu respons yang lebih luas dari Teheran.
Iran memperingati penyitaan kedutaan itu setiap tahun sebagai Hari Nasional Perjuangan Melawan Kesombongan Global. Khamenei belum tampil di hadapan publik sejak ayah sekaligus pendahulunya, Ali Khamenei, tewas dalam serangan AS-Israel terhadap kantornya pada Februari 2026.
Presiden AS Donald Trump mengakui perang AS-Israel melawan Iran mungkin ikut memengaruhi buruknya hasil pemilu Partai Republik, tetapi ia menilai kenaikan harga bensin lebih berpengaruh. Dalam wawancara dengan Fox News pada Selasa (3/11/2026), Trump mengatakan masyarakat AS mungkin mendukung kebijakannya terhadap Iran, tetapi belum tentu bersedia menanggung dampak ekonomi jangka pendek.
Dalam wawancara dengan program Fox & Friends pada Selasa (3/11/2026), Trump mengatakan sejumlah pihak mendorong serangan militer besar terhadap Iran, sementara pihak lain menolaknya. CNN Indonesia melaporkan pernyataan Trump tersebut.
Ketua Parlemen Iran sekaligus kepala negosiator Iran dengan Washington, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan hasil pemilu menunjukkan masyarakat AS menolak perang. Ia menyampaikan pandangannya melalui X dan memperingatkan bahwa pemerintah AS akan menghadapi dampak jika mengabaikan kehendak publik demi melayani pemberi dana.
Mohammad Mokhber, penasihat dan asisten pemimpin tertinggi Iran, juga menanggapi hasil pemilu melalui X. Ia menyebut Trump telah ditampar oleh rakyatnya sendiri dan menyatakan Iran menjadi pihak yang diuntungkan karena AS menanggung biaya perang. CNN Indonesia melaporkan pernyataan para pejabat Iran tersebut.