
Eisenkot Upayakan Pemerintahan Baru Israel
18 menit yang lalu
Pentagon memperkirakan biaya perang melampaui Rp854 triliun, termasuk pengadaan amunisi dan penggantian peralatan militer.
Terbit · 1 min read

Pentagon memperkirakan Amerika Serikat membutuhkan lebih dari 6 miliar dolar AS atau sekitar Rp109 triliun untuk mengganti peralatan militer yang hilang dalam perang melawan Iran. Menurut laporan iNews.id, perkiraan itu mencakup pesawat dan drone.
Data Pentagon yang diperoleh Reuters pada Rabu (28/10/2026) mencatat total biaya perang telah melampaui 47 miliar dolar AS atau sekitar Rp854 triliun. Angka tersebut naik lebih dari 25 persen dibandingkan perkiraan pada Juli sebesar 37,5 miliar dolar AS.
Pengeluaran terbesar selain kehilangan peralatan adalah pengadaan kembali amunisi yang telah digunakan. Pentagon memperkirakan kebutuhan untuk mengisi kembali persediaan amunisi itu mencapai lebih dari 29 miliar dolar AS atau sekitar Rp526 triliun.
Laporan iNews.id menyebut perkiraan biaya tersebut belum tentu mencakup seluruh beban finansial konflik. Biaya perbaikan pangkalan militer AS di Timur Tengah yang rusak akibat serangan rudal dan drone Iran belum tercantum secara jelas.
Penggantian pesawat dan drone yang hilang dalam operasi militer menjadi pos biaya tersendiri, di luar pengadaan kembali amunisi. Pentagon menyebut kehilangan peralatan itu sebagai kerugian platform militer.
Angka biaya perang yang dirujuk dalam laporan tersebut bersumber dari data Pentagon yang diperoleh Reuters. Laporan itu tidak merinci nilai perbaikan pangkalan yang belum dihitung secara jelas.