
Polres Kepulauan Seribu Rangkul Pengusaha Transportasi
20 menit yang lalu
Sumber Suriah menyebut kesepakatan dengan Arab Saudi berfokus pada pelatihan dan peningkatan kemampuan pasukan.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, seorang sumber Suriah membantah laporan tentang pengiriman pasukan Suriah ke Yaman. Sumber itu mengatakan kesepakatan terbaru dengan Arab Saudi bertujuan melatih pasukan Suriah dan meningkatkan kemampuan mereka.
Sumber tersebut menyampaikan keterangan kepada kantor berita negara Suriah, SANA. Delegasi Arab Saudi diperkirakan memulai kunjungan koordinasi ke Suriah pada Desember.
Kerja sama kedua negara, menurut sumber itu, dapat berkembang menjadi kesepakatan pertahanan bersama atau keikutsertaan Suriah dalam pakta pertahanan Makkah. Hal itu bergantung pada kepentingan bersama kedua negara.
Sumber tersebut menyebut laporan mengenai pengiriman pasukan Suriah ke Yaman saat ini tidak berdasar. Ia mengatakan prioritas Suriah adalah memperkuat keamanan dalam negeri, membangun kembali negara, dan mendukung pemulihan ekonomi.
Saudi Press Agency melaporkan otoritas pertahanan Suriah dan Arab Saudi menandatangani kesepakatan kerja sama di Riyadh pada Rabu (4/11/2026). Penandatanganan berlangsung saat kunjungan pemimpin Suriah Ahmad al-Sharaa.
Pengumuman kesepakatan itu muncul di tengah laporan media tentang kemungkinan pengerahan pasukan Suriah ke Arab Saudi dan Yaman. Sebagian pasukan juga dilaporkan telah ditempatkan di kedua negara tersebut.
Laporan mengenai pengerahan itu berbeda dengan keterangan sumber Suriah yang menyebut pengiriman pasukan ke Yaman tidak berdasar.