
Rektor USU Muryanto Amin Pimpin ICMI Sumut
12 menit yang lalu
Survei IPO menempatkan Andi Amran di posisi teratas menteri berkinerja baik dan Raja Juli Antoni di daftar kinerja buruk.
Terbit · 2 min read

Menurut laporan CNN Indonesia, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjadi menteri yang paling banyak dinilai bekerja baik dalam survei Indonesia Political Opinion (IPO). Sementara itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni paling banyak disebut responden sebagai menteri yang bekerja paling buruk.
Menurut laporan yang sama, survei IPO dilakukan pada 12-20 Oktober 2026 terhadap 1.200 responden dengan metode pengambilan sampel acak bertingkat. Survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan batas kesalahan ±2,9 persen.
Dalam pertanyaan tentang menteri yang bekerja paling baik, Andi Amran memperoleh 33 persen. Ia diikuti Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan 25,2 persen dan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dengan 24,5 persen.
Berikutnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memperoleh 21,8 persen dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon 20,5 persen. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono meraih 16,1 persen, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir 13,8 persen, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian 12 persen, dan Menteri Agama Nasaruddin Umar 10,3 persen.
Sejumlah menteri lain memperoleh angka di bawah 10 persen, antara lain Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid 5,9 persen, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana 4,6 persen, dan Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf 4,3 persen. Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra memperoleh 2,8 persen, sedangkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto 2,5 persen.
Pada pertanyaan tentang menteri yang bekerja paling buruk, Raja Juli Antoni memperoleh 36,6 persen, tertinggi di antara nama-nama yang tercantum. Ia diikuti Menteri HAM Natalius Pigai dengan 21,8 persen.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo memperoleh 9,4 persen, Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono 8,3 persen, dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid 6,5 persen. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli meraih 5,7 persen, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti 5,3 persen, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait 4,2 persen, dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi 3,9 persen. Sebanyak 32,5 persen responden tidak tahu atau tidak menjawab.
IPO juga mengukur pengenalan publik dengan menanyakan menteri yang tidak pernah atau jarang didengar namanya. Menteri Transmigrasi Iftitah Suryanegara memperoleh angka tertinggi, yakni 82,5 persen, disusul Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiry 79,2 persen, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini 63,4 persen, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji 52 persen, serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy 51,7 persen.
Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir meraih 38,9 persen, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto 36,5 persen, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin 30,7 persen, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya 28,5 persen, dan Dudy Purwagandhi 21,6 persen. Sebanyak 36,1 persen responden tidak tahu atau tidak menjawab pertanyaan tersebut.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.