
Joan Mir Terancam Absen di MotoGP Qatar
11 menit yang lalu
Survei McKinnon mencatat penurunan kepercayaan terhadap politisi dan partai politik federal.
Terbit · 1 min read

Hasil survei McKinnon menunjukkan nyaris tiga perempat warga Australia menilai negara mereka semakin terpecah dibandingkan 12 bulan sebelumnya. Menurut laporan ANTARA yang bersumber dari Xinhua, 41,9 persen responden sangat sepakat dan 32,5 persen cukup sepakat dengan penilaian tersebut.
Survei dilakukan pada Juni dan Juli dengan melibatkan lebih dari 4.000 orang di Australia. Responden dimintai pandangan mengenai sistem politik, para pemimpin, dan institusi di negara itu.
Kepuasan terhadap arah perkembangan Australia juga menurun. Proporsi responden yang sangat atau cukup puas turun dari 28,8 persen pada 2025 menjadi 26,1 persen pada 2026, sedangkan proporsi yang sangat tidak puas meningkat 7,2 poin persentase.
Sebanyak 30,5 persen responden menyatakan memiliki kepercayaan tinggi terhadap politisi federal, turun dari 35,9 persen pada 2025. Kepercayaan tinggi terhadap partai politik juga turun, dari 31,2 persen menjadi 24,4 persen.
Ketua eksekutif sementara McKinnon John Thwaites, mantan wakil kepala pemerintahan Negara Bagian Victoria, mengatakan warga lebih percaya kepada institusi demokrasi daripada praktik politik yang berlangsung di dalamnya.
Thwaites juga mengatakan kepuasan terhadap demokrasi mencapai 59 persen di kalangan warga Australia bergelar sarjana atau lebih tinggi. Menurut dia, angkanya 39,7 persen di kalangan warga dengan pendidikan tertinggi setara SMA atau di bawahnya.
Saat ditanya apakah merasa dipahami dan terwakili oleh politisi federal, 34,6 persen responden menyatakan sangat tidak setuju. Angka tersebut naik dari 27,0 persen pada 2025.
Kepercayaan rendah terhadap pemerintah federal meningkat dari 46,3 persen pada 2025 menjadi 52,8 persen, menurut hasil survei yang dilaporkan ANTARA.