
PKP Targetkan FLPP untuk 40 Ribu Rusun Subsidi
12 menit yang lalu
Proyek percontohan di Shenzhen memadukan teknologi digital dengan pengelolaan dan layanan pusat seni.
Terbit · 2 min read

Huawei dan Longgang International Arts Center meluncurkan proyek percontohan pusat seni cerdas di Shenzhen, Tiongkok. Menurut laporan ANTARA yang mengutip PRNewswire, acara di lokasi proyek itu sekaligus menandai peluncuran Pameran Percontohan Pusat Seni Cerdas Global Longgang International Arts Center (Global Intelligent Venue Showcase) dan pembukaan Galeri Seni Digital (Digital Art Gallery/D+).
Acara tersebut mempertemukan pejabat pemerintah, pelaku industri, dan pakar seni. Materi sumber tidak menyebutkan tanggal pelaksanaan pertemuan.
Michael Ma, Wakil Presiden Huawei, menjelaskan keterlibatan perusahaan dalam proyek itu, dari pembangunan fisik hingga penerapan teknologi digital dan cerdas. Menurut laporan yang sama, Huawei bekerja bersama para mitra untuk mendukung pembangunan cerdas, meningkatkan pengalaman pengunjung dan efisiensi operasional, serta menerapkan prinsip ramah lingkungan dan rendah karbon.
Wu Zhaohui, Direktur Teknologi Longgang International Arts Center, berbagi pengalaman tentang pengelolaan fasilitas tersebut. Dalam paparannya, ia menjelaskan pendekatan D+ yang bertumpu pada keterlibatan mendalam dengan seni, fondasi teknologi yang kuat, dan pengelolaan cerdas, serta penggunaan data untuk layanan konsumen, kolaborasi bisnis, dan pelayanan publik pemerintah.
Eric He, Direktur Utama Huawei Campus Team, menyampaikan paparan tentang peran teknologi dalam mengubah ruang seni. Ia membahas dukungan Huawei terhadap siklus hidup fasilitas, dari pembangunan hingga operasional, melalui jaringan kampus berkecepatan 10 Gbps dan platform digital. He juga menyebut enam keunggulan pusat seni itu: pembangunan cerdas, operasional efisien, penerapan prinsip ramah lingkungan dan rendah karbon, pengalaman menonton imersif, layanan yang dipersonalisasi, serta pengelolaan pengguna.
Laporan tersebut menyebut hasil penilaian pihak ketiga menempatkan kinerja digital dan teknologi cerdas pusat seni itu dalam kategori sangat baik, khususnya dalam penghematan energi dan pengurangan emisi karbon. Fasilitas itu juga meraih kelas efisiensi energi tertinggi. Zhang Xiang, Wakil Manajer Umum Potin-tech (Beijing) Technology yang berada dalam naungan CAICT, memaparkan hasil penilaian tersebut, sementara Weng Yizhao menerima sertifikat atas nama pusat seni.
Tian Ding, Wakil Presiden Senior HMN Tech, mengatakan perusahaannya berkomitmen menghadirkan beragam pengalaman melalui berbagai skenario cerdas untuk mendukung operasional fasilitas dan inovasi berkelanjutan. Peserta acara mengunjungi Pusat Operasi Cerdas (Intelligent Operation Center/IOC), menyaksikan pertunjukan cahaya di DomeArt Gallery, serta menjelajahi pameran Keindahan Agung Tiongkok (Great Beauty of China) di Flight Hall dan Ranah Tanpa Batas (Boundless Realm) di CAVE.
Materi sumber menyebut perkembangan OpenHarmony dan kecerdasan buatan sebagai konteks bagi peluang ikon seni dan budaya seperti Longgang International Arts Center menjangkau audiens melampaui batas ruang dan waktu. Perpaduan teknologi dan seni diharapkan dapat dinikmati khalayak yang lebih luas.