
Survei Pemilu Israel: Kubu Netanyahu Tertinggal
15 menit yang lalu
Pemerintah memprioritaskan pembangunan di lokasi yang memenuhi kriteria lahan ideal.
Terbit · 1 min read

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mengatakan pemerintah memangkas target pembangunan gudang dan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dari 80.000 menjadi 40.000 unit. Menurut laporan iNews.id, pemangkasan dilakukan karena banyak desa belum memiliki lahan yang memenuhi kriteria ideal.
Yandri menyampaikan hal itu di Universitas Tarumanagara, Jakarta, Selasa (27/10/2026). Pemerintah memprioritaskan pembangunan di desa yang lahannya memenuhi kriteria Agrinas dan TNI.
Lahan yang dibutuhkan idealnya seluas 1.000 meter persegi. Luas bangunan yang direncanakan mencapai 600 meter persegi dengan ukuran 20 x 30 meter.
“Kalau kita dari sisi badan hukum kan memang sudah 80.000. Tapi untuk pembangunan, tahap pertama ini kita bangun itu yang tanahnya ideal yang ditentukan oleh Agrinas dan TNI, yaitu tanah 1.000 meter dengan (total luas bangunan) 600 (meter persegi), 20×30 meter,” kata Yandri.
Menurut laporan yang sama, sekitar 35.000 lokasi telah memenuhi kriteria lahan ideal. Lokasi-lokasi itu menjadi sasaran pembangunan gudang, gerai, dan perlengkapan logistik.
Yandri mengatakan pemerintah menargetkan pembangunan di lokasi tersebut rampung hingga akhir 2026. Ia memperkirakan jumlah yang selesai mencapai lebih dari 35.000 atau hampir 36.000 lokasi.
“Nah, tanah yang ideal itu belum banyak, sekitar 35.000 lebih sedikit lokasinya. Nah, itu yang sekarang dibangun. Jadi kalau sampai akhir tahun ini, insyaallah di angka 35.000 lebih atau hampir 36.000 selesai gudang, gerai, dan alat logistiknya,” ujarnya.