
Danang Kawal Relokasi 535 KK Bendungan Karangnongko
28 menit yang lalu
Trump menilai peluang kesepakatan damai Rusia-Ukraina besar dan menyinggung isu Iran serta Kuba.
Terbit · 1 min read

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan optimistis kesepakatan damai Rusia-Ukraina dapat segera tercapai. Menurut laporan ANTARA, ia menyampaikan penilaian itu dalam wawancara dengan komentator konservatif Benny Johnson.
Wawancara tersebut berlangsung pada Sabtu (31/10/2026), menjelang Konferensi Tingkat Tinggi G20 pada Desember di resor Trump National Doral, Florida, Amerika Serikat. Trump mengatakan pertemuan itu berpotensi menjadi kesempatan untuk mencapai kesepakatan.
Trump menilai peluang untuk mengakhiri konflik Rusia-Ukraina besar. Ia juga mengakui bahwa hubungan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy masih diwarnai permusuhan mendalam.
Saat ditanya tentang kemungkinan kesepakatan tercapai dalam KTT G20, Trump tidak menutup kemungkinan tersebut. Ia menyatakan yakin perundingan dapat menghasilkan terobosan dan menyebut pemerintahannya juga mengupayakan sejumlah kesepakatan lain.
Dalam wawancara yang sama, Trump membahas Iran dan mengatakan Amerika Serikat bertekad mencegah negara itu memperoleh senjata nuklir. Ia mengklaim kemampuan militer Iran telah melemah secara signifikan dan menyatakan Washington akan menuntaskan persoalan tersebut.
Trump juga memperkirakan pemerintahan komunis Kuba tidak akan bertahan lebih lama. Ia mengisyaratkan Washington dapat mengalihkan perhatian ke negara kepulauan itu setelah Venezuela.
Trump mengatakan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio terus memantau perkembangan di Kuba. Ia juga menyebut akan membawa orang-orang kembali ke sana, tanpa memberikan rincian lebih lanjut dalam laporan tersebut.