
Alcaraz Kalahkan Basilashvili di Wina
15 menit yang lalu
Poin maksimal An Se Young bergantung pada hasil sejumlah turnamen hingga All England 2027.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan CNN Indonesia, An Se Young mengoleksi 122.287 poin dalam peringkat tunggal putri BWF setelah menjuarai Denmark Open 2026 dan French Open 2026. Dua kemenangan itu belum mengubah total poinnya.
Laporan tersebut menjelaskan, peringkat BWF menghitung hasil dari 10 turnamen terbaik dalam 52 pekan terakhir. Dua gelar terbarunya belum masuk hitungan karena masih ada hasil turnamen Super 750 lain yang lebih dahulu tercatat.
CNN Indonesia menyebut An Se Young meraih gelar juara Kejuaraan Asia, Kejuaraan Dunia, dan Asian Games pada 2026. Ia juga menjuarai BWF World Tour Finals pada akhir tahun sebelumnya.
Menurut laporan yang sama, Asian Games digelar setiap empat tahun dan menjadi salah satu faktor yang membuat komposisi poin pada 2026 berbeda. Tahun itu memiliki enam turnamen dengan nilai juara 12.000 poin: Asian Games, Kejuaraan Asia, Malaysia Open, All England, Indonesia Open, dan China Open.
An Se Young menjadi juara kedua All England 2026 sehingga tidak memperoleh poin maksimal 12.000 dari turnamen tersebut. Laporan itu menyebut ia perlu mempertahankan gelar BWF World Tour Finals 2026 dan Malaysia Open 2027, lalu menjuarai All England 2027 agar peluang meraih poin maksimal terbuka.
Jika hasil tersebut tercapai, poin All England 2027 senilai 12.000 akan menggantikan salah satu poin juara Super 750 senilai 11.000 dalam hitungan. CNN Indonesia memperkirakan total maksimal An Se Young dapat mencapai 123.287 poin, atau bertambah 1.000 poin dari catatannya saat ini.
Angka itu belum menjadi rekor tertinggi yang disebut dalam laporan. Rekor tersebut dipegang pasangan Kim Won Ho dan Seo Seung Jae, dengan 123.905 poin pada 14 April 2026.
Laporan CNN Indonesia mengaitkan perbedaan itu dengan poin dari turnamen beregu. Kim dan Seo memperoleh 14.405 poin dari Piala Sudirman 2025, sedangkan An Se Young mendapat 12.787 poin dari Piala Uber 2026.