
Pertamina Kumpulkan Minyak Jelantah lewat Koperasi
11 menit yang lalu
Benturan kepala disebut memengaruhi aktivitas listrik otak atlet hingga menyebabkan kejang.
Terbit · 1 min read

Ketua Seksi Kesehatan PB Porprov Jawa Tengah 2026, Elhamangto Zuhdan, menyebut pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda stroke pada atlet pencak silat Kukuh Angga. Menurut laporan CNN Indonesia, benturan kepala memengaruhi aktivitas listrik otak dan menyebabkan kejang.
Kukuh, atlet asal Blora, mengalami kejang di arena pertandingan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (27/10/2026), saat ia bertanding melawan Ginting dari Solo pada perempat final kelas D putra.
Zuhdan mengatakan evaluasi durasi kejang dan pemeriksaan tanda vital menunjukkan tidak ada gangguan serius yang termasuk stroke. Ia menyebut kondisi tersebut sebagai gangguan neurologis akibat benturan.
Menurut Zuhdan, penanganan di lokasi mengikuti prosedur operasional standar masing-masing cabang olahraga. Namun, ia mengatakan tindakan penyelamatan perlu segera dilakukan jika terdapat tanda kegawatdaruratan yang mengancam jiwa.
Zuhdan menyatakan tim medis belum dapat memberi penilaian khusus mengenai keputusan pertandingan. Menurutnya, setiap pertandingan memiliki dokter pertandingan yang mengambil keputusan, terutama pada cabang dengan kontak fisik.
Ia mengatakan tim medis menjalankan tugas ketika mendapat sinyal dari dokter pertandingan.
Kukuh mengalami kejang setelah mendapat teknik bantingan dari lawannya. Kondisinya dikabarkan berangsur pulih.