
Pemerintah Bidik Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen pada 2029
13 menit yang lalu
Kunjungan ke Persebaya Future Lab membahas akademi, kompetisi, dan pengembangan pemain muda.
Terbit · 1 min read

FIFA dan PSSI mengunjungi Persebaya Future Lab untuk membahas pengembangan pemain muda dan penguatan pembinaan sepak bola di Indonesia, menurut laporan ANTARA.
Kunjungan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur. ANTARA menyebut Technical Lead FIFA Global Football Development Division Jamie Houchen hadir bersama Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers.
Houchen mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari kerja bersama PSSI untuk memahami kondisi dan perkembangan sepak bola di berbagai daerah, dari klub amatir hingga profesional. Ia menyebut FIFA ingin melihat langsung program klub dan cara sistem pembinaannya berjalan.
Dalam diskusi bersama Kepala Persebaya Future Lab Ganesha Putra dan Direktur Amatir Persebaya Saleh Hanifah, para peserta membahas pengelolaan akademi, potensi pemain muda, serta keberlanjutan kompetisi.
Pembahasan juga mencakup Liga Persebaya di bawah naungan Persebaya Amatir, yang berfungsi sebagai wadah bagi pemain untuk berkembang melalui pertandingan terstruktur.
Houchen mengatakan FIFA dan PSSI ingin memastikan program pembinaan sesuai kebutuhan daerah dan memberi dampak berkelanjutan. Kunjungan itu juga digunakan untuk mengidentifikasi aspek pembinaan yang perlu ditingkatkan serta menyerap masukan klub dan pihak terkait, menurut laporan yang sama.
Houchen berharap kerja sama dengan PSSI berlanjut, khususnya dalam membangun struktur pengembangan sepak bola hingga tingkat provinsi. Ia juga menekankan kolaborasi federasi, klub profesional, akademi, dan kompetisi amatir.
Direktur Akademi Persebaya Future Lab Janu Ramadanis mengatakan kunjungan tersebut memberi klub kesempatan berbagi pengalaman dan memperoleh perspektif baru. Ia menyebut Persebaya Future Lab berkomitmen menjaga konsistensi pembinaan, memperkuat dukungan kompetisi, dan mengevaluasi program agar pemain dapat berkembang ke tingkat lebih tinggi.
Janu mengatakan, “Ini menjadi kehormatan bagi Persebaya Future Lab karena bisa berdiskusi dan berbagi pengalaman dengan FIFA serta PSSI. Kami akan terus berbenah dan menjaga komitmen dalam membina pemain muda,” sebagaimana dikutip ANTARA.