
TNI Sebar 10 Ton Bahan Semai di Palembang
13 menit yang lalu
KONI Jateng menambah dukungan medis dan kapal penyelamat serta memperketat pemeriksaan kesehatan atlet.
Terbit · 1 min read

KONI Jawa Tengah mengevaluasi perlombaan selam dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 setelah seorang atlet meninggal saat bertanding. Menurut laporan ANTARA, Ketua KONI Jawa Tengah Sudjarwanto menyatakan evaluasi itu mencakup penambahan prosedur pelaksanaan lomba.
Sudjarwanto menyampaikan hal tersebut di Semarang pada Senin (26/10/2026). Perlombaan nomor selam laut berlangsung di perairan utara Kota Semarang.
Menurut laporan ANTARA, KONI menambahkan tenaga medis di lokasi pertandingan. Jumlah kapal penyelamat untuk nomor selam laut juga ditambah dengan bantuan Polairud Polda Jawa Tengah.
Sudjarwanto mengatakan prosedur pemeriksaan kesehatan atlet yang akan berlomba juga diminta untuk diperketat. Ia menyebut langkah-langkah tersebut sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan perlombaan.
Evaluasi dilakukan setelah atlet selam asal Kabupaten Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, meninggal saat mengikuti Porprov di pesisir laut Awann Costa, Semarang Barat, pada Minggu (25/10/2026). ANTARA menyebut Syabilla diduga kelelahan saat mengikuti nomor selam laut sejauh 3 kilometer.
Sehari sebelumnya, Syabilla bertanding di nomor selam kolam renang di Jatidiri, Semarang, dan meraih dua medali emas dari dua nomor berbeda.
Sudjarwanto menilai nomor selam laut dalam Porprov kali ini cukup berat. Ia mengatakan dua atlet lain dari Kabupaten Cilacap dan Magelang juga mengaku kelelahan saat mengikuti perlombaan yang sama; salah satunya menyebut sempat disengat ubur-ubur.