
KPK Periksa Dua Saksi Swasta soal Aliran Uang Haniv
9 menit yang lalu
Anthropic menyebut AI telah membantu pengembangan model dan menilai kemampuan itu membawa risiko keselamatan.
Terbit · 1 min read

Anthropic menyatakan pengembangan kecerdasan artifisial (AI) yang dapat membantu membangun atau meningkatkan kemampuan AI sendiri semakin dekat. Menurut laporan ANTARA, perusahaan itu menyebut posisinya berada di persimpangan menuju kemampuan yang dikenal sebagai peningkatan diri rekursif atau RSI.
Laporan yang dikutip ANTARA dari TechCrunch pada Senin (2/11/2026), waktu setempat, menyebut pembahasan RSI muncul dalam laporan keuangan Anthropic. Perusahaan yang dipimpin Dario Amodei itu menyampaikan bahwa mereka menggunakan AI dalam penelitian dan pengembangan.
RSI merujuk pada kemampuan AI untuk membantu melatih atau meningkatkan dirinya sendiri, yang berpotensi mempercepat kemajuan kemampuan AI. Laporan tersebut menguraikan bahwa perkembangan ini dapat dipandang sebagai peluang produktivitas sekaligus menimbulkan kekhawatiran keselamatan.
Anthropic memperingatkan bahwa penggunaan AI untuk membantu membangun model yang lebih mumpuni dapat menimbulkan risiko keselamatan, terutama jika mempercepat kemajuan secara drastis. Perusahaan menyatakan risiko tersebut tercakup dalam Kebijakan Skalabilitas Bertanggung Jawab yang memuat rencana pemantauan dan pengurangan risiko.
Dalam laporan itu, Anthropic juga menyebut telah menggunakan AI untuk mengembangkan model baru dengan peningkatan kemampuan yang tidak mereka sadari saat itu. Perusahaan mengatakan mungkin akan segera menetapkan definisinya sendiri mengenai RSI.
Meski demikian, Anthropic menyatakan belum ada modelnya yang melampaui ambang batas RSI. Perusahaan juga mengatakan akan tetap melibatkan manusia dalam penelitian dan pengembangan untuk masa mendatang.
Anthropic menyatakan belum memperkirakan dapat menggunakan Claude dengan aman untuk merancang dan membangun generasi model mutakhir secara mandiri tanpa pengawasan atau pemahaman manusia yang berarti. Perusahaan sedang mempertimbangkan pembaruan kebijakan skalabilitasnya agar pengembangan model mutakhir tetap terkendali.