
Tatapan Mourinho ke Bangku Barcelona Jadi Sorotan
13 menit yang lalu
Fitur pilihan Deezer akan menyembunyikan musik yang sepenuhnya dibuat dengan kecerdasan buatan.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan CNN Indonesia yang mengutip situs komunitas resmi Deezer, platform streaming musik itu menyiapkan fitur untuk menyaring lagu yang sepenuhnya dihasilkan kecerdasan buatan (AI). Fitur tersebut dirancang agar pengguna dapat memilih musik yang muncul di layanan mereka.
Penyaring akan menghapus lagu, album, dan artis yang terdeteksi sepenuhnya dibuat dengan AI dari hasil pencarian dan beranda rekomendasi. Waktu pengumuman fitur tidak disebutkan dalam laporan.
Deezer menyatakan penyaringan hanya berlaku untuk karya yang seluruhnya dihasilkan AI. Lagu yang dibuat manusia dengan bantuan sejumlah alat AI masih mungkin muncul.
Pengguna dapat mengaktifkan atau menonaktifkan penyaring sesuai preferensi. Jika dinonaktifkan, musik yang sebelumnya disaring dapat kembali ditampilkan.
Menurut laporan CNN Indonesia, Deezer mengembangkan sistem tersebut sejak tahun lalu. Perusahaan menyebut telah mendeteksi dan mengecualikan lebih dari 42 juta lagu serta 14 juta album yang teridentifikasi dibuat dengan AI dari rekomendasi sejak Januari 2025.
Deezer menyebut permintaan pengguna menjadi latar belakang penyediaan fitur itu. Pengguna di komunitas Deezer dan Reddit dilaporkan mengeluhkan musik hasil AI dan meminta konten tersebut disaring dari rekomendasi.
CEO Deezer Alexis Lanternier, sebagaimana dikutip CNN Indonesia dari TechCrunch, mengatakan perusahaan memberi pengguna pilihan untuk menghapus konten AI dari pengalaman streaming mereka dan berfokus pada karya manusia.
Perusahaan juga mengatakan pada Juli bahwa lebih dari 50 persen lagu yang diunggah ke platformnya dibuat dengan AI, dengan rata-rata 90 ribu lagu diunggah setiap hari. Fitur penyaring itu diharapkan tersedia sebelum akhir tahun; laporan tidak menyebut tanggal pastinya.