
Tiga Isu Internasional Disorot CNN Indonesia
17 menit yang lalu
Kim Yo Jong menolak tuduhan AS yang mengaitkan Korea Utara dengan peretasan Binance.
Terbit · 1 min read

Korea Utara menolak tuduhan Amerika Serikat yang mengaitkan negara itu dengan peretasan dan pencurian aset kripto Binance. Menurut laporan ANTARA yang mengutip kantor berita KCNA, penolakan itu disampaikan Kim Yo Jong pada Rabu (4/11/2026).
Kim, adik pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sekaligus direktur departemen pada Komite Sentral Partai Pekerja Korea, menyebut tuduhan tersebut sebagai provokasi terhadap negaranya.
Kim mengatakan FBI berupaya melabeli Korea Utara sebagai negara kejahatan siber dan menyatakan sebuah organisasi peretas yang didukung negara itu terlibat dalam insiden tersebut.
Ia menilai tuduhan Amerika Serikat itu sebagai retorika yang tidak masuk akal. Laporan tersebut tidak memuat bukti yang disampaikan FBI untuk mendukung klaim keterkaitan itu.
Pekan sebelumnya, pendiri Binance Changpeng Zhao mengatakan platform tersebut menjadi sasaran serangan peretas. Ia menyatakan dana pengguna tetap aman.
Menurut asesmen awal Binance, insiden itu berdampak pada aset senilai 6,3 miliar dolar AS.
ANTARA melaporkan FBI mengklaim menemukan keterkaitan Korea Utara dengan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pencurian aset kripto Binance. Laporan itu menyebut FBI tidak memberikan bukti atas klaim tersebut.