
Aqil Siap Menghadapi PSMS di Laga Pembuka
2 jam yang lalu
Sejumlah penelitian mengaitkan pengamatan burung dengan perhatian, ingatan, dan pemrosesan visual.
Terbit · 1 min read

Mengamati burung dikaitkan dengan kemampuan kognitif, termasuk perhatian dan pengenalan visual. Menurut laporan CNN Indonesia, sejumlah penelitian membahas hubungan aktivitas tersebut dengan fungsi otak.
Salah satu studi yang dimuat dalam The Journal of Neuroscience membandingkan pemindaian otak peserta yang diminta mengenali berbagai spesies burung.
Studi tersebut menemukan pola konektivitas yang berbeda pada sejumlah area otak pengamat burung berpengalaman. Area itu berkaitan dengan perhatian, persepsi visual, dan kemampuan mengenali objek.
Perbedaan pola lebih terlihat saat peserta diperlihatkan spesies yang belum pernah mereka kenali. Temuan itu dikaitkan dengan cara otak memproses informasi visual dan mengarahkan perhatian, bukan bukti bahwa pengamatan burung pasti meningkatkan fungsi otak.
Laporan yang sama menyebut kemungkinan keterampilan mengenali spesies burung berkaitan dengan terjaganya organisasi jaringan otak seiring bertambahnya usia. Namun, manfaat yang bertahan hingga usia lanjut disampaikan sebagai potensi.
Menurut laporan CNN Indonesia yang mengutip BBC, sebuah proyek di panti jompo di Jerman memasang tempat makan burung di dekat area bersama agar penghuni dapat melihat burung. Setelah tiga hingga empat minggu, peneliti melaporkan perubahan positif pada kemampuan mengingat dan berkonsentrasi penghuni.
Staf panti juga dilaporkan melihat perubahan dalam kegiatan sehari-hari, termasuk kemampuan mengikuti percakapan dan berinteraksi dengan keluarga. Sejumlah staf menyebut beberapa penghuni kembali tersenyum.
Program Bird Tales untuk pendampingan demensia dimulai pada 2013 di empat komunitas perawatan di Connecticut, lalu berkembang ke Texas dan Colorado. Di Inggris, Age UK mengadakan kelompok pengamatan burung mingguan di Forge Mill Lake, West Midlands; aktivitas ini melibatkan perhatian, pengamatan visual, dan ingatan, serta berpotensi membantu menjaga otak tetap aktif.