
Kretek Leher dan Risiko Cedera Pembuluh Darah
19 menit yang lalu
Gerakan ibu jari berulang saat bermain dapat memicu nyeri, kaku, dan gangguan pada tendon.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, penggunaan ibu jari berulang saat bermain gim dapat menimbulkan keluhan yang dikenal sebagai gamer's thumb. Kondisi ini dapat menyebabkan ibu jari terasa pegal, kaku, atau nyeri.
Keluhan tersebut dapat muncul setelah bermain dalam waktu lama, terutama saat menggunakan ponsel atau pengendali gim.
Gamer's thumb merupakan istilah untuk gangguan ibu jari akibat penggunaan berlebihan atau gerakan berulang. Salah satu kondisi medis yang kerap dikaitkan dengannya adalah de Quervain's tenosynovitis, yaitu gangguan tendon di sekitar pangkal ibu jari dan pergelangan tangan.
Tendon menghubungkan otot dengan tulang dan membantu menggerakkan tubuh. Pada de Quervain, selubung tendon dapat menebal atau mengalami iritasi sehingga gerakan tendon lebih sulit dan terasa sakit.
Menurut laporan ANTARA yang mengutip American Society for Surgery of the Hand, penggunaan perangkat elektronik dengan gerakan ibu jari berulang dapat memicu nyeri, pembengkakan, atau kelemahan. Keluhan serupa juga dapat dialami orang yang sering menggunakan ponsel untuk mengetik pesan.
Saat bermain, ibu jari digunakan untuk menekan tombol, menggerakkan karakter, atau mengendalikan fitur permainan. Gerakan berulang tanpa jeda, durasi bermain yang panjang, posisi tangan yang kurang nyaman, dan genggaman yang terlalu kuat dapat menambah tekanan pada tendon dan jaringan di sekitarnya.
Laporan kasus yang diterbitkan dalam jurnal Archives of Physical Medicine and Rehabilitation pada 1983 mendokumentasikan de Quervain pada seorang pemain gim video setelah bermain berkepanjangan. Gejala yang dapat muncul antara lain nyeri di pangkal ibu jari, pembengkakan, kekakuan, genggaman melemah, serta sensasi ibu jari tersangkut atau berbunyi.
Laporan yang sama menyarankan mengurangi aktivitas pemicu nyeri, mengistirahatkan ibu jari, mengambil jeda, dan menghindari genggaman atau tekanan berlebihan pada tombol. Kompres dingin dan bidai dapat menjadi bagian penanganan awal; jika nyeri memburuk, tidak membaik, atau mengganggu kegiatan sehari-hari, sumber tersebut menyarankan pemeriksaan ke dokter. Penanganan medis dapat mencakup obat, terapi fisik, atau suntikan kortikosteroid sesuai kondisi pasien.