
Menag Dorong Pesantren Hidupkan Tradisi Baitul Hikmah
7 menit yang lalu
Meutya mendorong anak muda mengembangkan kemampuan agar turut menciptakan teknologi AI yang bermanfaat.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mendorong kaum muda ikut menentukan arah pemanfaatan dan pengembangan kecerdasan artifisial (AI). Ia menyampaikan hal itu dalam acara The Future is Digital & AI di Indonesia Youth Summit 2026.
Acara tersebut berlangsung di Jakarta Pusat pada Jumat (30/10/2026).
Meutya mengatakan koneksi digital tidak otomatis membuat seseorang berdaya secara digital. Menurut dia, peningkatan pemanfaatan dan pengembangan teknologi digital serta AI membutuhkan kepemimpinan digital yang berpusat pada manusia.
Ia menyebut kemampuan berpikir kritis, keberanian berinovasi, dan tanggung jawab dalam menggunakan teknologi sebagai bagian dari kemampuan digital yang dibutuhkan.
Meutya menilai kaum muda perlu memahami prinsip kerja, kemampuan, dan keterbatasan aplikasi yang digunakan sehari-hari. Ia juga mendorong mereka meningkatkan kapasitas agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi.
Meutya mengajak kaum muda berani menciptakan sesuatu, alih-alih hanya menjadi pengguna teknologi yang merasa nyaman. Menurut laporan ANTARA, ia menyampaikan bahwa kenyamanan sebagai pengguna dapat membuat orang cenderung memilih peran tersebut saja.
Meutya mendorong anak muda menciptakan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat. Contoh yang disebutnya mencakup solusi AI untuk membantu pekerjaan guru, mengoptimalkan usaha pertanian, serta meningkatkan efisiensi usaha dan pelayanan publik.
Ia juga menekankan bahwa pemanfaatan dan pengembangan AI perlu disertai tanggung jawab untuk melindungi masyarakat dari risikonya.