
Kemenag Dorong AICIS+ Bahas Riset Lintas Disiplin
10 menit yang lalu
Peretasan berdampak pada sebagian pelanggan di Singapura dan Hong Kong.
Terbit · 1 min read

Platform informasi keuangan MoneySmart mengalami peretasan yang berdampak pada data pribadi sejumlah pelanggan. Menurut laporan CNN Indonesia, perusahaan menyebut nama dan alamat email pelanggan termasuk data yang terdampak.
Peretasan disebut terjadi pada 29 Oktober 2026 dan mengenai sejumlah pelanggan di Singapura serta Hong Kong. Informasi itu disampaikan dalam email MoneySmart kepada pelanggan yang dilihat Channel News Asia (CNA).
Menurut laporan tersebut, hasil penyelidikan perusahaan menemukan informasi sejumlah pelanggan telah disalin oleh pihak ketiga yang tidak berwenang.
MoneySmart menyatakan telah menghentikan akses ilegal dan mengambil langkah untuk mengamankan sistem setelah mengetahui insiden tersebut. Perusahaan juga melaporkan kejadian itu kepada pihak berwenang.
MoneySmart menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak dan menyatakan menganggap serius tanggung jawab atas informasi finansial yang dipercayakan pelanggan.
Perusahaan mengatakan telah menghubungi pelanggan terdampak secara langsung untuk menjelaskan data yang terkena serta langkah perlindungan yang dapat dilakukan. MoneySmart juga menyatakan operasionalnya berjalan seperti biasa dan tengah meninjau penyebab insiden serta perubahan yang diperlukan untuk mencegah kejadian serupa.