
Korlantas Layani Pembuatan SIM di Pesantren Tangerang
10 menit yang lalu
Serangan siber mengaktifkan mode pencair pada lemari pendingin dan merusak persediaan makanan di sejumlah toko.
Terbit · 1 min read

Sistem pengendali suhu lemari pendingin di sejumlah pasar swalayan Jerman menjadi sasaran serangan siber yang berdampak pada toko-toko di beberapa negara Eropa. Menurut laporan ANTARA yang mengutip surat kabar Bild, peretasan di sejumlah negara bagian Jerman membuat pengelola membuang berton-ton makanan yang rusak.
Menurut laporan Bild pada Selasa (3/11/2026), serangan terhadap sistem pendingin di sejumlah lokasi Eropa itu berlangsung sejak Senin (2/11/2026). Peretasan dilaporkan terjadi di puluhan toko di Prancis, Belgia, Swedia, Belanda, dan Irlandia.
Dalam serangan tersebut, peretas mengaktifkan mode pencair pada lemari pendingin dan kulkas. Produk makanan yang rusak menimbulkan kerugian ratusan ribu euro, menurut laporan media yang dikutip ANTARA.
Salah satu pasar swalayan di Reisback, Bavaria Hilir, melaporkan suhu lemari pendinginnya naik hingga 50 derajat Celsius akibat peretasan, menurut Bild.
Para ahli dari satuan reserse kriminal yang menangani kejahatan siber telah diterjunkan untuk menyelidiki peristiwa tersebut.
Temuan awal menunjukkan serangan menyasar model atau perangkat pendingin lama yang tidak lagi memperoleh dukungan teknis atau pembaruan keamanan dari produsennya.
Jumlah pusat perbelanjaan yang terdampak dan skala kerusakan masih diteliti lebih lanjut.