
Imigrasi Tanjung Priok Hadirkan Informasi ImiPedia
12 menit yang lalu
Riset hasil perikanan dan keterlibatan dalam pelatihan SPPI menjadi bagian kontribusi Montolalu terhadap MBG.
Terbit · 2 min read

Menurut laporan Manado Post, Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT), Roike Iwan Montolalu, mengaitkan kepakaran pengolahan hasil laut dengan dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kontribusinya mencakup penelitian pangan perikanan serta keterlibatan sebagai narasumber dan fasilitator pelatihan manajerial Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).
Program MBG mulai dilaksanakan pada 6 Januari 2025. Sepuluh hari setelah pelaksanaan awal program, Montolalu menyampaikan orasi ilmiah pengukuhan profesornya di Manado, pada Januari 2025.
Dalam orasinya, Montolalu membahas pemanfaatan hasil perikanan sebagai sumber protein. Ia juga mengangkat teknologi pengolahan, pengawetan, dan pengemasan untuk menjaga mutu produk selama distribusi.
Montolalu menempuh pendidikan sarjana di UNSRAT, kemudian melanjutkan pendidikan magister bidang Food Science and Technology dan doktor bidang Applied Marine Bioscience di Tokyo University of Marine Science and Technology, Jepang. Penelitiannya bersama tim mencakup pengolahan ikan, keamanan pangan, rumput laut, protein hasil laut, dan teknologi kemasan.
Salah satu fokus risetnya adalah ikan cakalang, komoditas yang dikenal dalam pangan dan ekonomi Sulawesi Utara. Pada 2018, Montolalu bersama Siegfried Berhimpon, Henny Adeleida Dien, Feny Mentang, dan Ayub Meko menerbitkan artikel di International Food Research Journal tentang konsentrasi dan metode penggunaan asap cair pada produk cakalang asap.
Artikel lain yang diterbitkan di Nutrición Clínica y Dietética Hospitalaria pada 2022 mengkaji masa simpan dan mikroorganisme patogen pada pampis cakalang asap cair dalam kemasan vakum dan atmosfer termodifikasi. Pada kondisi penelitian itu, pengemasan vakum lebih mampu mempertahankan karakteristik produk dibandingkan metode pembanding.
Pada 2024, Montolalu bersama tim menerbitkan artikel berjudul Properties and Bioactivity of Carrageenan, Myofibril, and Collagen-Based Smoked Edible Films. Penelitian itu mengembangkan dan mengevaluasi edible film berbasis karagenan dari rumput laut, protein miofibril, dan kolagen; hasilnya menjadi dasar ilmiah untuk pengembangan teknologi, bukan bukti bahwa material tersebut telah digunakan dalam distribusi MBG.
Selain meneliti, Montolalu terlibat sebagai narasumber atau fasilitator dalam Pelatihan Manajerial SPPI. Menurut laporan yang sama, SPPI merupakan salah satu program untuk menyiapkan tenaga pengelola yang mendukung pelaksanaan MBG.
Laporan Manado Post juga mencatat perjalanan kepemimpinan Montolalu di UNSRAT, termasuk sebagai ketua program studi, sekretaris lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, dekan, serta wakil rektor bidang keuangan dan umum. Penelitian dan keterlibatannya dalam pelatihan menjadi dua bentuk kontribusi yang dihubungkan dengan kebutuhan pangan dan pelaksanaan program pemerintah.