
Meutya Hafid Ajak Anak Muda Ikut Arahkan AI
13 menit yang lalu
Pameran di Bangkok menghubungkan perusahaan dan pelaku industri untuk mendorong investasi serta kerja sama antariksa.
Terbit · 1 min read

Thailand Space Expo 2026 menyatukan lebih dari 85 perusahaan untuk mendorong investasi di sektor antariksa dan meningkatkan daya saing Thailand secara internasional. Menurut laporan ANTARA yang bersumber dari Xinhua, pameran tersebut juga menyediakan kesempatan jaringan bisnis dan investasi.
Pameran berlangsung di Bangkok pada 28–31 Oktober 2026. Kegiatan pencocokan bisnis menjadi salah satu cara untuk mempertemukan perusahaan dan membuka peluang investasi.
Dalam pidato utama, Wakil Menteri Luar Negeri Thailand Sarun Charoensuwan menekankan peran diplomasi ilmu pengetahuan, penelitian, dan inovasi dalam memperkuat kemitraan internasional.
Menurut laporan yang sama, Sarun menyebut penguatan kemitraan dapat membantu meningkatkan kemampuan teknologi Thailand dan mengubah potensi ekonomi antariksa menjadi manfaat ekonomi nyata.
Sarun juga menyoroti pengembangan sumber daya manusia dan partisipasi Thailand dalam rantai nilai antariksa global. Ia mendorong pemanfaatan luar angkasa secara damai, aman, dan berkelanjutan, serta kerja sama lebih erat antarnegara anggota ASEAN untuk menangani tantangan regional.
Pameran itu menghadirkan paviliun khusus dengan lebih dari 20 perusahaan teknologi antariksa. Paviliun tersebut dirancang untuk menghubungkan produsen komponen Thailand dengan pelaku industri global dan membantu mereka masuk ke rantai pasokan kedirgantaraan internasional.
Selama empat hari, acara ini juga mencakup lebih dari 50 sesi forum dengan lebih dari 100 pakar antariksa. Topik yang dibahas meliputi ekonomi antariksa, eksplorasi Bulan, dan rekayasa satelit. Menurut laporan yang sama, kegiatan tersebut berlangsung hingga 31 Oktober 2026.