
Wamentan Minta Pemda Atasi Disparitas Harga Cabai
14 menit yang lalu
APHI menyiapkan regu pemadam, sumber air, dan patroli untuk mendukung penanganan karhutla di Kalimantan Tengah.
Terbit · 2 min read

Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah dengan mengerahkan regu pemadam, menyediakan sumber air, dan meningkatkan kesiapsiagaan anggotanya. Menurut laporan ANTARA, dukungan itu menjadi bagian dari kolaborasi lintas pihak untuk melindungi kawasan penopang ketahanan pangan nasional.
ANTARA menyebut dukungan tersebut mencakup wilayah Kalimantan Tengah, termasuk Palangka Raya. Dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (1/11/2026), Sekretaris Jenderal APHI Purwadi Soeprihanto menyatakan, “Kami berkomitmen mendukung penanganan karhutla melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan di Kalteng.”
Purwadi mengatakan pendekatan zonasi dan lanskap yang dikembangkan di sekitar bandara di Palangka Raya dapat diterapkan di wilayah lain di Kalimantan Tengah. Ia menyebut model tersebut dapat menjadi cara penanganan karhutla yang sistematis dan terukur dalam jangka panjang.
Ketua Komisariat Daerah APHI Kalimantan Tengah Achwan mengatakan organisasinya bekerja sama dengan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) setempat menyiapkan regu pemadam dan sumur bor sebagai sumber air. Anggota APHI di wilayah itu juga meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi kebakaran di masing-masing wilayah.
Menurut Achwan, anggota APHI menyiagakan regu pemadam, melakukan pemadaman ketika terjadi kebakaran, dan mengintensifkan patroli. ANTARA mengutip pernyataannya, “Seluruh anggota APHI di wilayah Kalteng saat ini terus menyiagakan regu pemadam karhutla dan segera melakukan pemadaman jika terjadi kebakaran, serta mengintensifkan patroli di wilayah masing-masing.”
Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Pangan melakukan sinkronisasi dan koordinasi pengendalian karhutla di Kalimantan Tengah, yang menjadi salah satu wilayah sasaran swasembada pangan. Langkah itu merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2026 tentang penguatan penegakan larangan pembukaan lahan dengan cara membakar dan pengendalian karhutla.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq memimpin apel bersama tim gabungan penanganan karhutla di Palangka Raya pada Jumat (30/10/2026). Ia mengatakan penanganan di sekitar bandara menjadi salah satu prioritas dan melibatkan pemerintah daerah, TNI, Polri, Manggala Agni, relawan, masyarakat, serta pelaku usaha.
Hanif menyebut 175 regu terlibat di Palangka Raya dan dikoordinasikan pemerintah provinsi dengan dukungan APHI serta Gapki. Regu ditempatkan di sejumlah zona berdasarkan lokasi sumber air, termasuk sumur bor, untuk mendukung pemadaman dan jangkauan penanganan.