
Bahlil Benahi Produksi dan Hilirisasi Mineral
14 menit yang lalu
Penerbangan kembali beroperasi secara bertahap setelah terganggu asap karhutla, dengan keselamatan tetap menjadi acuan.
Terbit · 1 min read

Bandara Tjilik Riwut di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mulai melayani penerbangan kembali setelah aktivitasnya terganggu asap kebakaran hutan dan lahan. Menurut laporan ANTARA, Humas Angkasa Pura Indonesia Bandara Tjilik Riwut, Andi Wiguna, menyampaikan bahwa penerbangan mulai berlangsung pada 29 Oktober 2026.
Pada Kamis (29/10/2026), satu pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 550 tiba dari Jakarta pada pukul 16.55 WIB. Tidak ada penerbangan keberangkatan dari bandara tersebut pada hari itu.
Andi mengatakan operasional belum kembali normal sepenuhnya dan masih dilakukan secara bertahap. Pelaksanaannya bergantung pada kesiapan maskapai, kondisi cuaca, serta pemenuhan persyaratan keselamatan penerbangan.
Ia menyebut jarak pandang sempat membaik dalam beberapa waktu terakhir, tetapi kondisinya masih perlu dipantau karena dapat berubah sewaktu-waktu.
“Keputusan operasional penerbangan tetap mengacu pada ketentuan keselamatan dan batas minimum operasional yang berlaku,” kata Andi.
Untuk Jumat (30/10/2026), Andi menyebut ada dua aktivitas penerbangan Garuda Indonesia, yakni keberangkatan menuju Jakarta dan kedatangan dari Jakarta.
Angkasa Pura Indonesia bersama maskapai dan pihak lain rutin mengevaluasi kondisi serta berkoordinasi untuk memulihkan aktivitas bandara. Andi berharap kondisi terus membaik agar penerbangan dapat kembali normal secara bertahap.