
WIKA-CIPTA-WEGE KSO Sepakati Pembayaran Mandor
11 menit yang lalu
Foto panorama aurora di Norwegia mengantarkan fotografer Thailand itu meraih penghargaan tingkat Asia Tenggara.
Terbit · 1 min read

Fotografer asal Bangkok, Thailand, Wutimet Bunyasirisith, meraih gelar Southeast Asia Open Photographer of the Year 2026 dalam The 17th Epson International Pano Awards. Menurut laporan Manado Post, penghargaan itu diraih melalui karya panorama aurora di Norwegia.
Karya berjudul The Emerald Arch Over Lofoten, Norway tersebut menampilkan aurora borealis di atas gugusan gunung bersalju, dengan pantulan cahaya di permukaan air. Laporan itu tidak menyebutkan tanggal pengumuman pemenang.
Untuk menangkap bentangan aurora, Wutimet mengambil beberapa bingkai foto karena lensa ultra lebar 12 mm miliknya tidak mencakup seluruh pemandangan. Ia kemudian menggabungkan bingkai-bingkai tersebut menjadi satu panorama.
Setelah proses penggabungan, Wutimet menyadari aurora membentuk lengkungan yang membingkai puncak gunung. Pengambilan foto berlangsung dalam kondisi dingin dan berangin, dengan fotografer menerobos air laut yang dingin.
Wutimet menyebut pengalaman tersebut sebagai salah satu pencapaian paling membanggakan dalam perjalanan fotografinya. Laporan Manado Post menyebut tantangan alam menjadi bagian dari proses kreatifnya.
Regional Managing Director Epson Southeast Asia, Siew Jin Kiat, mengatakan kemenangan itu menunjukkan kemampuan fotografer Asia Tenggara untuk bersaing di panggung fotografi dunia. Menurut laporan yang sama, ia juga menilai para fotografer kawasan memadukan visi artistik dan penguasaan teknologi dalam karya mereka.
Kurator kompetisi, David Evans, mengapresiasi perpaduan ketepatan teknis dan kreativitas Wutimet saat menghadapi fenomena alam yang sulit diprediksi. Epson Southeast Asia dan Epson Australia menjadi sponsor utama kompetisi tersebut untuk tahun ketiga berturut-turut.