
Pemprov DKI Siapkan Kebijakan Limbah Baterai
12 menit yang lalu
Survei di Amerika Serikat menunjukkan aktivitas bermain banyak dilakukan orang dewasa, terutama Generasi Z.
Terbit · 1 min read

Tren kidulting, yaitu kebiasaan orang dewasa menikmati kembali aktivitas dan hobi yang identik dengan masa kanak-kanak, semakin populer. Menurut laporan ANTARA, kegiatan ini dinilai dapat menghadirkan kegembiraan dan membantu mengurangi stres.
Laman Real Simple, seperti dikutip ANTARA pada Kamis (29/10/2026), mengangkat temuan survei The Harris Poll terhadap warga Amerika Serikat. Survei tersebut dilakukan pada 25-27 Juni 2026 terhadap 2.158 responden berusia 18 tahun ke atas.
Survei itu menemukan 80 persen orang dewasa melakukan aktivitas bermain. Angkanya mencapai 95 persen di kalangan Generasi Z.
The Harris Poll mengelompokkan responden menjadi Generasi Z berusia 18-29 tahun, milenial 30-45 tahun, Generasi X 46-61 tahun, dan boomer berusia 62 tahun ke atas. Aktivitas bermain dalam survei mencakup kerajinan tangan, gim, acara anime atau komik, serta kunjungan ke bar dan restoran bertema.
Bentuk kidulting lainnya antara lain mengoleksi mainan dan merakit balok. Terapis pernikahan dan keluarga berlisensi Lolly Coleman mengatakan, menurut laporan yang sama, mengulangi aktivitas yang disukai saat kecil dapat mengingatkan seseorang pada perasaan bebas dan senang.
Coleman, direktur kualitas dan keterlibatan penyedia layanan di Rula, menilai kegiatan tersebut juga dapat membantu orang dewasa merasa lebih bahagia dan hadir dalam momen yang sedang dijalani. Menggambar, merakit mainan, dan membuat kerajinan tangan juga dapat menjadi pilihan kegiatan yang menjauhkan seseorang dari layar perangkat digital.
Menurut Coleman, kegiatan yang dilakukan dengan tangan dan tidak bergantung pada teknologi dapat memberi rasa tenang. Namun, ia mengingatkan agar hobi tetap disesuaikan dengan kondisi keuangan dan tanggung jawab sehari-hari.
Kidulting dapat menjadi masalah jika mengganggu kewajiban atau menyulitkan seseorang menjalani aktivitas sehari-hari. Coleman menyarankan orang dewasa menikmati minat masa kecil selama kegiatan itu membawa kebahagiaan dan tidak mengorbankan kebutuhan yang lebih penting.