
Isyana/Rinjani Juarai Indonesia Masters 2026
12 menit yang lalu
Jalur darat menjaga pasokan BBM di Long Pahangai saat pengiriman lewat sungai terganggu kemarau.
Terbit · 1 min read

Program BBM satu harga menopang aktivitas ekonomi warga di Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. Menurut laporan ANTARA, pasokan tetap dijaga melalui jalur darat saat kemarau mengganggu pengiriman lewat sungai.
Operator APMS/SPBU Kompak Long Pahangai, Kasnawi, menyampaikan hal itu di Long Pahangai pada Minggu (25/10/2026). Laporan tersebut menyebut jalur darat menghubungkan Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, dengan Long Pahangai, dengan jarak sekitar 160 kilometer.
Kasnawi mengatakan jalan tanah menjadi tantangan distribusi karena berdebu saat kemarau dan becek saat musim hujan. Stok BBM disimpan di gudang Long Bagun sebelum dikirim ke Long Pahangai.
Saat debit sungai surut, pengiriman dilakukan setiap hari menggunakan mobil berkapasitas sekitar 1.000 liter. Kasnawi mengatakan pasokan tetap rutin masuk meski volumenya lebih kecil dibandingkan pengiriman melalui sungai.
Ketika debit sungai normal, perahu dapat membawa 6.000 hingga 8.000 liter dalam sekali perjalanan, dengan jadwal pengiriman setiap dua hari. Menurut laporan yang sama, jalur darat digunakan untuk menjaga ketersediaan BBM setiap hari selama kemarau.
Warga Long Pahangai merasakan manfaat pasokan tersebut. Laporan ANTARA menyebut Juk Ding, warga Kampung Liu Mulang, membeli 10 liter Pertalite untuk mengisi ketinting atau mesin tempel perahu.
Harga BBM di kawasan itu dilaporkan sama dengan harga di perkotaan, yakni Biosolar Rp6.800 per liter, Pertalite Rp10.000 per liter, dan Dexlite Rp24.200 per liter. Ketersediaan BBM membantu menekan biaya kebutuhan rumah tangga, pengangkutan hasil bumi, serta kegiatan pertanian dan perkebunan.
Kasnawi mengatakan pembagian jatah dilakukan melalui rekomendasi dengan mempertimbangkan jarak tempat tinggal. Warga yang tinggal lebih jauh mendapat jatah lebih banyak karena biaya transportasi mereka lebih besar; jatah yang disebutkan berkisar 5–10 liter bagi warga sekitar, 10–20 liter untuk jarak sedang, dan 20 liter ke atas bagi warga yang lebih jauh.