
Wamentan Dorong Hilirisasi Perkebunan
13 menit yang lalu
Pengiriman CPO dari Bengkulu wajib mencantumkan asal daerah mulai Desember 2026.
Terbit · 1 min read

Pemerintah Provinsi Bengkulu mewajibkan setiap pengiriman minyak kelapa sawit mentah atau CPO dari pabrik di daerah itu mencantumkan asal Bengkulu mulai Desember 2026, menurut laporan ANTARA.
Wakil Gubernur Bengkulu Mian menyampaikan kebijakan tersebut di Mukomuko, Rabu (4/11/2026), saat menghadiri diskusi kelompok terpumpun tentang percepatan ekspor CPO dengan identitas daerah. Kegiatan itu digelar bersama Bank Indonesia dan dihadiri pimpinan sejumlah perusahaan pengolahan kelapa sawit di Kabupaten Mukomuko.
Pembahasan berfokus pada pencatatan asal CPO Bengkulu yang belum sepenuhnya tercermin dalam data ekspor maupun statistik perekonomian daerah, menurut laporan yang sama.
Sebagian CPO yang diproduksi di Bengkulu dikirim melalui Pelabuhan Teluk Bayur, Sumatera Barat. Menurut Mian, pencatatan pengiriman belum selalu menunjukkan bahwa komoditas tersebut berasal dari Bengkulu.
Mian mengatakan kelapa sawit merupakan salah satu komoditas unggulan Bengkulu, dengan potensi produksi lebih dari 1,5 juta ton per tahun. Ia menyebut Bengkulu termasuk dalam delapan besar daerah penghasil kelapa sawit di Indonesia.
Pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten akan memperkuat pengawasan dan pemantauan pengiriman dari perusahaan pengolahan kelapa sawit. Mian mengatakan pencatatan asal diperlukan agar produksi dan pengiriman terdata berdasarkan daerah asal.
Ia menyebut pencantuman asal komoditas juga berkaitan dengan upaya Bengkulu memperjuangkan dana bagi hasil perkebunan sawit dari pemerintah pusat. Menurut Mian, angkutan sawit turut membebani jalan daerah sehingga kontribusi ekonomi komoditas tersebut perlu tercatat.
Mian mengatakan volume CPO untuk Mukomuko saja lebih dari 700 ribu ton. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Wahyu Yuwana Hidayat menilai identitas yang jelas dapat memperkuat daya saing komoditas dan mendukung ketersediaan data perdagangan untuk perencanaan ekonomi.