
ANTARA Rangkum Lima Isu Ekonomi 23 Oktober
14 menit yang lalu
Sosialisasi membahas kepesertaan, hak peserta, layanan digital, dan manfaat program JKN.
Terbit · 2 min read

Menurut laporan ANTARA, BPJS Kesehatan memberikan pemahaman tentang program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada mahasiswa Universitas Madako Tolitoli, Sulawesi Tengah, melalui kegiatan sosialisasi.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palu Endang Triana Simanjuntak menyampaikan hal itu di Palu, Sabtu (24/10/2026).
"Ini sebagai bagian dari upaya memperluas edukasi mengenai pentingnya jaminan kesehatan serta meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap akses layanan kesehatan," kata Endang.
Menurut Endang, sosialisasi menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh informasi yang benar dan menyeluruh tentang program JKN. Materinya mencakup kepesertaan, hak dan kewajiban peserta, prosedur memperoleh pelayanan kesehatan, hingga pemanfaatan layanan digital BPJS Kesehatan. Mahasiswa diharapkan memahami mekanisme penyelenggaraan program dan berperan menyebarluaskan informasi yang tepat kepada keluarga dan lingkungan sekitar.
Menurut laporan yang sama, BPJS Kesehatan menekankan pentingnya menjaga status kepesertaan JKN tetap aktif agar peserta dapat mengakses pelayanan kesehatan tanpa hambatan. Bagi peserta yang menunggak dan bersedia mencicil, tersedia program REHAB (Rencana Pembayaran Bertahap).
Endang menjelaskan bahwa mahasiswa juga diberi pemahaman bahwa JKN merupakan wujud gotong royong seluruh peserta dalam mendukung pembiayaan pelayanan kesehatan. Karena itu, keberlanjutan program membutuhkan partisipasi dan kepatuhan bersama. Mahasiswa juga dikenalkan pada kemudahan layanan administrasi lewat aplikasi Mobile JKN, yang memungkinkan peserta mengurus kebutuhan administrasi tanpa harus selalu datang ke kantor BPJS Kesehatan.
Endang menilai keterlibatan mahasiswa penting karena mereka memiliki akses luas terhadap informasi dan aktif di lingkungan sosial maupun digital. Dengan pemahaman yang memadai, mahasiswa diharapkan menjadi agen edukasi yang membantu meluruskan kesalahpahaman dan mendorong masyarakat memahami manfaat program JKN.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Madako Theophilus C Motoh mengapresiasi kerja sama dengan BPJS Kesehatan melalui sosialisasi tersebut. Menurut dia, kegiatan ini menjadi langkah positif untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang program dan manfaat jaminan kesehatan, khususnya bagi mahasiswa dari luar daerah. Ia berharap mahasiswa tidak lagi khawatir atau bingung saat menghadapi persoalan kepesertaan maupun tunggakan iuran JKN.
Theophilus juga berharap mahasiswa, terutama yang memiliki tunggakan iuran, memahami program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang berkaitan dengan jaminan kesehatan, seperti program berani sehat. Ia menegaskan pentingnya penyampaian informasi yang tepat agar mahasiswa mengetahui ketentuan dan persyaratan program, sehingga dapat memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan sesuai hak dan ketentuan yang berlaku.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.