
KLIFF 2026 Soroti Integrasi Keuangan Syariah
13 menit yang lalu
Penyaluran jagung untuk peternak mikro disertai program pembelian telur secara bertahap.
Terbit · 1 min read

Perum Bulog menyalurkan sekitar 180 ton jagung program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada peternak ayam petelur skala mikro di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Menurut laporan ANTARA, penyaluran itu ditujukan untuk mendukung keberlangsungan usaha peternak.
Penyerahan berlangsung pada Kamis (5/11/2026) di Desa Beka, Kabupaten Sigi, melalui kegiatan Sinergitas BUMN Pangan bersama peternak ayam petelur mikro yang digelar serentak di seluruh Indonesia. Jagung diserahkan kepada 18 perwakilan koperasi peternak mikro.
Pemimpin Wilayah Bulog Sulawesi Tengah Jusri Pakke menyampaikan bahwa penyaluran jagung dan sinergi pembelian telur diharapkan mendukung produksi peternak serta ketersediaan pangan. Ia menyampaikan hal itu usai peninjauan pelaku usaha peternakan ayam di Kabupaten Sigi.
Penyerahan jagung tersebut dirangkai dengan program pembelian telur ayam oleh Bulog dan ID FOOD senilai Rp30 miliar. Pembelian itu direncanakan berlangsung bertahap hingga Desember 2026.
Melalui program SPHP, Bulog menyediakan jagung pakan dengan harga Rp5.000 per kilogram di gudang bagi peternak mikro, sesuai ketentuan pemerintah. Jusri menyebut dukungan kepada peternak merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
Menurut Jusri, pemerintah berkomitmen membangun ekosistem peternakan dari hulu hingga hilir dengan melibatkan BUMN pangan. Ia menyebut kolaborasi Kementerian Peternakan (Kementan), Badan Pangan Nasional, Bulog, dan ID FOOD ditujukan untuk memperkuat usaha serta meningkatkan kesejahteraan peternak.
Menurut laporan yang sama, kolaborasi tersebut diharapkan membantu menekan biaya produksi melalui penyediaan jagung pakan dengan harga terjangkau. Program itu juga diarahkan untuk memperkuat penyerapan hasil produksi telur dan rantai pasok pangan nasional.