
Muhaimin Minta Produk UMKM Tampil di Harbolnas
12 menit yang lalu
Bulog Sulteng memperkuat pengawasan beras SPHP dan Minyakita serta mengejar target penyaluran sebelum batas waktu.
Terbit · 1 min read

Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah memperkuat koordinasi dan pengawasan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Minyakita. Menurut laporan ANTARA, Pemimpin Wilayah Bulog Sulteng Jusri Pakke menyampaikan hal itu di Palu.
Evaluasi penyaluran dibahas dalam rapat koordinasi bersama instansi terkait dan pemerintah kabupaten/kota di Sulawesi Tengah pada Rabu (4/11/2026), di Palu. Bulog mencatat penyaluran beras SPHP hingga 2 November 2026 mencapai 10.049 ton.
Jumlah itu sekitar 84,5 persen dari target 11.895 ton. Jusri mengatakan masih ada sekitar 1.846 ton yang diupayakan tersalurkan sebelum batas waktu pada 20 November 2026.
Jusri menyebut pelibatan kejaksaan, TNI/Polri, dan pemerintah daerah penting untuk memperkuat pengawasan. Upaya itu ditujukan untuk mencegah penyalahgunaan distribusi, pengemasan ulang, dan penjualan pangan di atas harga eceran tertinggi (HET).
Bulog juga menekankan kepatuhan pengecer Minyakita terhadap HET Rp15.700 per liter. Pengecer diminta memenuhi persyaratan administrasi, menjual langsung kepada konsumen akhir, tidak mengemas ulang produk, serta memasang informasi HET di tempat usaha.
Dalam rapat, sejumlah pemerintah daerah menyampaikan masukan mengenai pemerataan distribusi, penambahan pengecer resmi, keterbatasan pasokan Minyakita, serta pemasangan informasi harga dan nomor pengaduan di pasar. Menurut laporan yang sama, masukan itu disampaikan untuk mengantisipasi pelanggaran penjualan komoditas pangan.
Sebagai tindak lanjut, Bulog dan pemerintah daerah sepakat memperkuat komunikasi melalui grup koordinasi pengecer di tiap wilayah. Jusri mengatakan Bulog membuka rekomendasi penambahan pengecer resmi dan meningkatkan pemantauan penyaluran di lapangan.
Jusri berharap masyarakat melaporkan temuan pelanggaran dengan menyertakan bukti pendukung agar dapat ditindaklanjuti bersama aparat penegak hukum. Ia berharap penyaluran beras SPHP dan Minyakita semakin efektif, merata, dan tepat sasaran.