
Jokowi Ceritakan Proses Skripsi di Persidangan
9 menit yang lalu
Dasco menyebut kabar pencalonan dirinya sebagai cawapres merupakan hoaks dan pengalihan isu.
Terbit · 1 min read

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad membantah kabar bahwa dirinya akan menjadi calon wakil presiden. Menurut laporan CNN Indonesia, Dasco menyebut isu itu sebagai hoaks dan mengaitkannya dengan upaya mengalihkan perhatian dari kasus penyadapan ilegal yang disebut menargetkan Presiden Prabowo Subianto.
Dasco menyampaikan bantahan itu melalui akun Instagram pribadinya pada Kamis (5/11/2026). Ia menulis, “Ada upaya pengalihan isu dari hot isu penyadapan ilegal menjadi Dasco akan jadi cawapres,” lalu menambahkan, “Ada upaya pengalihan isu, saya pastikan itu hoax!”
Sebelumnya, wacana Dasco menjadi cawapres beredar di masyarakat. Nama Ketua DPR RI Puan Maharani juga disebut dalam wacana tersebut, menurut laporan yang sama.
Laporan CNN Indonesia menyebut isu itu mencuat setelah muncul wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming di parlemen dan masyarakat. Wacana tersebut dikaitkan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Mahkamah Agung (MA) mengenai dokumen pendidikan Gibran.
Pada Jumat (30/10/2026), MA mengabulkan gugatan yang diajukan HM Subhan. Dalam putusan itu, MA menyatakan surat keterangan penyetaraan SMA milik Gibran yang digunakan sebagai syarat pendaftaran Pilpres 2024 tidak sah.
Sebelumnya, dalam sidang Selasa (6/10/2026), MK menyatakan tidak menemukan bukti bahwa Gibran memiliki ijazah, sertifikat, atau diploma luar negeri sebagai dasar penyetaraan pendidikan. Dokumen tersebut berkaitan dengan ketentuan pendidikan dalam UU Pemilu.
Dalam sidang yang sama, MK menyatakan tidak berwenang membatalkan atau mendiskualifikasi posisi Gibran sebagai wakil presiden. Menurut laporan CNN Indonesia, wacana pemakzulan masih bergulir di sejumlah partai politik di parlemen.