
Shin Tae Yong Absen Dampingi Persija Lawan PSMS
12 menit yang lalu
Kunjungan mengenalkan literasi kepada anak dan direncanakan menjadi agenda rutin.
Terbit · 1 min read

Bunda PAUD Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang, Esty Ayu Purwaningtyas mengajak 35 anak dari delapan PAUD berkunjung ke Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas). Menurut laporan ANTARA, kegiatan itu bertujuan menumbuhkan minat baca sejak dini di tengah perkembangan digital.
Kunjungan berlangsung di Perpusnas, tetapi laporan tersebut tidak menyebutkan tanggal kegiatan. Esty menyampaikan keterangannya di Jakarta pada hari itu.
Esty mengatakan anak-anak diajak mengenal literasi dan mendengarkan cerita dari buku “Empat Kata Ajaib dari Hutan Ceria” karya Bunda PAUD Kota Jakarta Pusat Witri Yenny Arifin. Melalui kegiatan bercerita, anak diperkenalkan pada nilai-nilai positif untuk diterapkan sehari-hari.
Menurut laporan yang sama, Esty menyebut kunjungan ke Perpusnas itu merupakan kegiatan pertama yang dilaksanakan Bunda PAUD Kelurahan Kebon Melati. Ia mengatakan kegiatan serupa direncanakan menjadi agenda rutin dengan mengunjungi perpustakaan lain di Jakarta.
Esty mengatakan kecintaan anak terhadap buku tetap perlu ditanamkan di tengah perkembangan digital. Ia mengingatkan agar anak-anak tidak jauh dari kebiasaan membaca.
Selain kegiatan literasi, Bunda PAUD Kebon Melati mengadakan kegiatan untuk mendukung kreativitas dan mengenalkan keterampilan. Kegiatan yang disebut dalam laporan antara lain pawai kebudayaan untuk memperingati Hari Kartini dan Market Day yang melibatkan seluruh PAUD di wilayah tersebut.
Melalui Market Day, anak-anak dikenalkan pada kewirausahaan, termasuk berjualan, membuat makanan, dan menghasilkan kerajinan tangan untuk dipasarkan. Kegiatan itu juga menjadi sarana sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya pendidikan anak usia dini.
Esty menambahkan kegiatan tersebut juga menjadi sarana sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pendidikan anak usia dini, termasuk mendukung program wajib belajar 13 tahun yang mencakup satu tahun pendidikan prasekolah. Ia berharap kegiatan PAUD dapat memperluas akses pendidikan dan menekan angka Anak Tidak Sekolah pada jenjang tersebut.
Esty berharap semakin banyak anak dapat bersekolah di PAUD. Ia juga berharap mereka semakin senang membaca, mencintai buku, dan tumbuh menjadi generasi emas Indonesia.